Berita Badung

Kunjungan Wisatawan Capai 10 Ribu/Hari, PHRI Badung Khawatir Kunjungan Tak Meningkat Karena Swab PCR

Jumlah Kunjungan Wisatawan Capai 10 Ribu Per Hari, PHRI Badung Khawatir Kunjungan Tak Meningkat Karena Harus Menunjukkan Swab PCR

Tribun Bali/Agus Aryanta
Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pariwisata di Bali diharapkan bisa menggeliat setelah dibukanya penerbangan internasional dan level covid-19 menurun.

Bahkan saat ini sudah terlihat beberapa kunjungan wisatawan domestik di Bandara Ngurah Rai. 

Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Badung mengakui hal tersebut.

Diakui sampai saat ini kunjungan wisatawan nusantara atau domestik mencapai 10 ribu setiap harinya. 

Hanya saja, pihkanya khawatir jumlah kunjungan tidak semakin meningkat, karena adanya aturan baru naik pesawat udara yakni harus menunjukkan PCR (H-2).

Baca juga: Bisnis Penerbangan Menjerit Saat PPKM Turun Level, Selain Wajib PCR Ini Aturan Naik Pesawat Terbaru

Baca juga: Mulai Hari Ini 24 Oktober 2021 Aturan PCR Bagi Penumpang Pesawat Jawa-Bali Diberlakukan

"Saat ini kurang lebih sudah ada 10 ribu wisatawan yang datang ke Bali per harinya. Hanya saja semuanya domestik," ujar Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya saat dikonfirmasi Minggu 24 Oktober 2021.

Kendati demikian pihaknya mengaku khawatir jika kunjungan tidak mengalami peningkatan, mengingat saat ini untuk naik pesawat diwajibkan melihatkan hasil swab PCR. Hanya saja, dirinya berharap kunjungan bisa bertambah hingga menjadi 15 ribu setiap harinya.

"Domestik sudah ada banyak yang datang. Kita kan sangat berharap untuk Warga Negar Asing (WNA)," ucapnya.

Rai Suryawijaya mengaku untuk saat ini semestinya tingkat kunjungan ramai ke Bali.

Pasalnya diakhir tahun dari bulan, Oktober hingga Desember merupakan tingkat kunjungan yang paling ramai.

"Biasanya kan bulan-bulan ini ramai. Nanti Desember puncaknya, sampai kita melakukan penutupan Jalan ke Kuta saat perayaan tahun Baru atau pergantian tahun," jelasnya.

Meski kini syarat penerbangan harus menggunakan swab PCR, diharapkan terus ada peningkatan jumlah kunjungan.

"Teman-teman kita di hotel dan restoran kan sudah ada yang mempersiapkan diri  untuk buka. Jadi semoga kembali normal seperti semula," ucapnya sembari mengatakan, semoga nanti bisa dilonggarkan sedikit persyaratannya untuk wisatawan, karena kita dalam masa pemulihan pariwisata.

Baca juga: Naik Pesawat Wajib PCR, Ini Daftar Harga Tes PCR di Maskapai Indonesia, Paling Murah Rp250.000

Baca juga: Ketua Komisi III DPRD Gianyar Tolak Syarat Penerbangan Domestik Menggunakan PCR, Ini Alasannya

Seperti diketahui, PHRI Badung sebelumnya sangat menyayangkan adanya  Swab PCR digunakan sebagai syarat penerbangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved