Berita Bali

Audiensi dengan Wakil Rakyat, Forum Bali Bangkit Minta Pemerintah Subsidi Biaya Tes PCR

Mereka yang menamakan dirinya Forum Bali Bangkit menyampaikan berbagai keluhannya terkait kondisi pariwisata dan ekonomi Pulau Dewata

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Forum Bali Bangkit datang ke gedung DPRD Bali, Selasa 26 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kebijakan wajib menggunakan tes PCR untuk masuk dan ke Bali terus mendapat tentangan masyarakat.

Terbaru, sekelompok masyarakat datang ke gedung DPRD Bali, Selasa 26 Oktober 2021.

Mereka yang menamakan dirinya Forum Bali Bangkit menyampaikan berbagai keluhannya terkait kondisi pariwisata dan ekonomi Pulau Dewata.

Dalam kesempatan itu, mereka diterima oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Nyoman Sugawa Korry.

Baca juga: Tolak Rencana Mahasabha XII PHDI, Aliansi Hindu Nusantara Geruduk DPRD Bali

Ketua Forum Bali Bangkit, Yoga Iswara menyebut bahwa kebijakan wajib tes PCR untuk masuk dan keluar Bali menurutnya memberatkan bagi perkembangan pariwisata Pulau Dewata.

Walaupun oleh Presiden Jokowi telah diinstruksikan untuk diturunkan menjadi Rp 300 ribu, menurutnya masih belum cukup.

Mengingat harga tersebut masih belum terjangkau bagi masyarakat yang terdampak ekonominya akibat pandemi.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong dan meminta agar pemerintah memberikan subsidi tes PCR kepada masyarakat.

Apalagi, saat ini pariwisata Bali mulai bergeliat usai turunnya PPKM ke level 2.

 “Wajibnya PCR sebagai syarat masuk dan keluar Bali dari bandara cukup menghambat bergeraknya pariwisata Bali. Kami harap biaya PCR dapat disubsidi oleh pemerintah,” jelas Yoga.

Selain itu, ia juga menyampaikan pihaknya meminta kewajiban karantina 5 hari agar bisa dipersingkat. 

Disamping itu agar secara adil, destinasi-destinasi wisata di Bali diberlakukan sama rata dalam pembukaan pariwisata sekarang ini..

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry menyebut pihaknya akan memperjuangkannya kepada stakeholder terkait, termasuk pemerintah pusat.

Namun begitu, terkait kebijakan tes PCR sendiri, menurut Ketua DPD Golkar Bali ini merupakan bagian dari antisipasi pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, khususnya varian baru.

Baca juga: Jadi Beban Masyarakat, DPRD Bali Sebut Aturan Tes PCR Masuk Bali Tak Masuk Akal

“Terhadap usulan-usulan tersebut, kami di DPRD bisa memahami dan akan memperjuangkan kepada pihak-pihak terkait.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved