Tips Kesehatan
Agar Tidak Tambah Rusak, 7 Makanan Ini Bisa Memperbaiki Fungsi Ginjal
Di tengah gaya hidup dan pola makan tidak sehat, penyakit ginjal bisa dialami siapa saja.
TRIBUN-BALI.COM - Di tengah gaya hidup dan pola makan tidak sehat, penyakit ginjal bisa dialami siapa saja.
Fungsi ginjal yang utama adalah membuang limbah dan cairan berlebih dari tubuh melalui urine.
Ginjal juga berfungsi untuk menyeimbangkan cairan dan mineral di tubuh seperti garam dan kalium, serta memproduksi sejumlah hormon.
Namun saat telanjur kena, selain pengobatan, penderita penyakit ginjal perlu konsumsi makanan yang baik untuk memperbaiki kinerja ginjal.
Makanan berperan penting untuk memperbaiki fungsi ginjal.
Dengan pola makan yang tepat, organ vital ini tidak bertambah rusak. Melansir WebMD, penderita penyakit ginjal perlu mendapakan asupan protein, kalori, vitamin, dan mineral yang seimbang.
Baca juga: Waspada! Kenali Ciri-ciri Ginjal Stadium Awal, Gampang Lelah jadi Salah Satu Gejala
Selain itu, penderita juga pelu membatasi konsumsi makanan tertentu dan cairan agar tidak ada penumpukan mineral yang memperberat kerja ginjal.
Penderita penyakit gagal ginjal kronis stadium awal masih memiliki sedikit keleluasaan dalam memilih asupan.
Namun, penderita yang sudah masuk tahap gagal ginjal kronis stadium akhir perlu ekstra hati-hati dalam memasukkan makanan dan minuman. Melansir Healthline, pantangan penderita penyakit ginjal bisa berbeda-beda.
Namun, secara umum mereka diarahkan untuk membatasi zat gizi dan mineral tertentu, yang kelebihannya tidak bisa disaring oleh ginjal, seperti sodium, kalium, fosfor, dan protein.
Dokter bisa menyarankan penderita penyakit ginjal untuk merekomendasikan jenis makanan yang baik untuk penderita ginjal.
Selain itu, berikut beberapa jenis makanan untuk memperbaiki fungsi ginjal agar tidak bertambah rusak.
Baca juga: Waspada! Kenali Ciri-ciri Ginjal Stadium Awal, Gampang Lelah jadi Salah Satu Gejala
1. Kembang kol

Kembang kol adalah makanan yang baik untuk penderita penyakit ginjal.
Sayuran bergizi ini mengandung vitamin C, K, B, dan folat. Selain itu, kembang kol memiliki kadar natrium, kalium, dan fosfor yang rendah.