Breaking News:

Berita Badung

DPRD Minta Pemkab Badung Lanjutkan Proyek Jalan Lingkar, Pembebasan Lahan Gunakan KPBU

Proyek Jalan Lingkar Selatan yang dihentikan oleh Pemkab Badung karena tidak ada anggaran, diminta dilanjutkan oleh DPRD setempat

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Proyek Jalan Lingkar Selatan yang dihentikan oleh Pemkab Badung karena tidak ada anggaran, diminta dilanjutkan oleh DPRD setempat. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Proyek Jalan Lingkar Selatan yang dihentikan oleh Pemkab Badung karena tidak ada anggaran, diminta dilanjutkan oleh DPRD setempat.

Bahkan wakil rakyat di Kabupaten Badung mendorong agar tahun anggaran 2022 mendatang bisa dilanjutkan.

Jika kekurangan anggaran, Pemkab Badung dikatakan bisa memanfaatkan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk pembebasan lahannya.

Pasalnya, realisasi JLS dipandang penting guna mengeliatkan ekonomi masyarakat.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, proyek KPBU merupakan solusi yang dapat ditempuh dalam mewujudkan proyek tersebut.

Baca juga: Sekda Adi Arnawa Akui Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Belum Bisa Dilaksanakan Tahun 2022 Mendatang

Sehingga Kabupaten Badung juga tidak keteteran dalam masalah anggaran.

"Jika proyek ini (JLS –red) berjalan, otomatis ekonomi juga bergerak, karena menjadi salah satu indikator pertumbuhan ekonomi.

Sehingga kami mendorong proyek ini dilanjutkan jangan ditunda-tunda," ujarnya, Selasa 2 Oktober 2021.

Politisi asal Dalung, Kuta Utara ini, menyebut, masalah atau kendala pembebasan lahan dapat ditanggulangi dengan pemanfaatan dana KPBU.

Dengan begitu proyek tersebut tetap berjalan, selain tetap fokus pada penanggulangan dampak pandemi Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved