Breaking News:

Berita Buleleng

Tradisi Megangsing Buleleng Ditetapkan Sebagai WBTB, Disbud Akan Buatkan Game Online

Sebagai upaya untuk melestarikan tradisi megangsing yang telah ditetapkan sebagai WBTB, Dinas Kebudayaan Buleleng akan membuat aplikasinya

Tirbun Bali/Lugas Wicaksono
Sejumlah pria memainkan tradisi megangsing di satu sudut Pantai Binaria Lovina, Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa 13 September 2016. Sebagai upaya untuk melestarikan tradisi megangsing yang telah ditetapkan sebagai WBTB, Dinas Kebudayaan Buleleng akan membuat aplikasinya. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Sebagai upaya untuk melestarikan tradisi megangsing.

Dinas Kebudayaan Buleleng akan membuat aplikasi permainan megangsing berbasis Android.

Rencana ini muncul setelah tradisi megangsing Buleleng resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kemendikbud RI. 

Ditemui Selasa 2 November 2021, Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan.

Aplikasi permainan megangsing ini akan dibuat pada tahun 2022 mendatang.

Baca juga: Megoak-Goakan di Desa Panji Buleleng Resmi Ditetapkan Jadi WBTB Indonesia 2020

Dodi menyebut generasi milenial saat ini sebagian besar sudah memiliki ponsel Android.

Sehingga pihaknya pun akan mencoba melestarikan tradisi megangsing asal Catur Desa Adat Dalem Tamblingan ini lewat sebuah aplikasi permainan. 

"Kami akan buatkan game-nya, sehingga anak-anak itu tahu dengan tradisi megangsing ini.

Saat ini kami sedang mencari orang yang bisa membuat game ini. Game itu akan dibuat menarik.

Sehingga bisa menjadi turunan sektor unggulan ekonomi kreatif kami," ucapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved