Tips Kesehatan
Deteksi Tumor Sebelum Alami Kanker Ovarium, Berikut Gejala yang Dapat Diamati
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Hervi Wiranti, Sp.OG mengungkapkan, seorang pasien sebelum menderita kanker ovarium pasti akan mengalami
TRIBUN-BALI.COM - Kanker ovarium adalah salah satu kanker yang terjadi pada organ reproduksi wanita.
Kanker ini berasal dari indung telur dan tumbuh pula di tempat yang sama.
Kanker ovarium sering dianggap sebagai Silent Lady Killer.
Penyakit ini masuk dalam peringkat ke 3 yang menyebabkan kematian terbesar pada perempuan.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Hervi Wiranti, Sp.OG mengungkapkan, seorang pasien sebelum menderita kanker ovarium pasti akan mengalami tumor.
Baca juga: Ciri-ciri Sakit Kepala yang Bisa Jadi Gejala Tumor Otak, Jangan Diabaikan karena Berbahaya
Tumor
Pasalnya kanker ovarium itu merupakan tumor yang ganas.
"Jadi memang harus ada tumor dahulu atau pembesaran massa di ovarium," ujarnya dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV.
Bila dilakukan pemeriksaan ditemukan sel-sel kanker, maka dapat dipastikan mengalami kanker ovarium.
Lebih lanjut, Hervi menyampaikan, seorang wanita yang mengalami kanker ovarium akan mengalami penurunan kualitas hidup.
"Jadi akan menurunkan kesehatan fisik, mental, juga kesehatan reproduksi pada wanita," jelas Hervi.
Baca juga: Hati-hati Jika Sering Migrain, Bisa Jadi Gejala Tumor Otak, Kenali Ciri dan Pengobatannya
Gejala Kanker Ovarium
Umumnya pada stadium awal, penderita tidak merasakan gejala.
Namun gejala awal yang dirasakan oleh pasien ialah mengalami perut kembung dan begah.
Meski demikian, terdapat gejala-gejala yang umum dialami oleh penderita.
Di antaranya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-kanker-ovarium_20160509_092929.jpg)