Berita Denpasar

Jelang Galungan dan Kuningan, Penjual Penjor di Denpasar Akui Sudah Ada yang Beli

“Inti Galungan ataupun perayaan suci lainnya, adalah melakukan pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, berterimakasih atas karunia beliau selama in

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Harun Ar Rasyid
Wahyuni Sari
Usaha penjualan penjor milik Nengah Budiawan. 

Nengah Budiawan juga mengatakan bahwa dibandingkan enam bulan lalu, Ia sedikit melakukan perubahan harga penjornya. 

Hal ini ia lakukan agar pelanggannya bisa membeli penjor dengan harga lebih terjangkau.

"Jika dibandingkan 6 bulan lalu ada perubahan harga kita turunkan harga agar masyarakat bisa membeli penjor," Ungkapnya.

Ia memaparkan  bahwa dirinya sudah mempunyai pelanggan tersendiri jelang perayaan Galungan dan Kuningana.

"Kita dari dulu sudah punya pelangan terlebih harga kita standar. Kalau kita tidak jualan nanti pelanggan bingung karena sudah terbiasa beli perlengkapan penjor disini," ungkapnya pada, Sabtu (6 November 2021).

Produk-produk untuk penjor yang dijualnya datang dari Bangli, Petang, dan Tabanan. Ia memprediksi kemungkinan keesokan harinya yakni, Minggu (7 November 2021) lebih banyak masyarakat membeli penjor karena rahinan sugihan sudah usai dan hari raya Galungan tinggal menghitung hari saja.

"Harganya relatif kalau dilihat dari perhiasannya ada yang Rp. 450 ribu dan Rp. 350 ribu. Memang agak turun minat beli masyarakat tidak seperti sebelum Covid-19. Jauh turun pendapatan jualan penjor," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved