Breaking News:

Berita Denpasar

Jelang Galungan, Warung di Penatih Denpasar Ini Siapkan 1 Ton Dodol Khas Penglatan Buleleng

Jelang Galungan, Warung di Penatih Denpasar Ini Siapkan 1 Ton Dodol Khas Penglatan Buleleng

Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Putu Supartika
Wayan Berata menunjukkan dodol jualannya di Warung Purnama, Jalan Trenggana Nomor 15 Penatih Denpasar. Galungan kali ini ia menyiapkan 1 ton dodol khas Buleleng. 

Satu kilogram atau setara sekitar 28 biji dodol dijual dengan harga Rp 35 ribu.

Ada empat rasa dodol yang disediakan yakni dodol hitam biasa, rasa pandan, rasa nangka, dan rasa kacang.

Setiap rasa tersebut juga memiliki warna yang berbeda yakni hitam, hijau untuk rasa pandan, kuning rasa nangka, dan cokelat rasa kacang.

Paling laris adalah dodol yang memiliki rasa pandan, nangka dan kacang.

"Sekarang yang tersisa warna hitam, yang warna-warni sudah habis. Masih menunggu kiriman dari Buleleng," katanya.

Dodol ini mulai ramai diburu pembeli sejak Sugihan pada Kamis lalu.

Baca juga: Penyajaan Galungan, Turunnya Bhuta Dungulan, Kekang Hawa Nafsu

Daya tahan dodol ini mencapai sebulan lebih asal tidak lembab, dan jika ingin lebih lama bisa dijemur.

Sementara itu, Putu Suriati menambahkan dirinya sudah berjualan dodol Buleleng di Denpasar sejak tahun 1990-an.

"Saya yang pertama jualan dodol Buleleng di Denpasar," akunya.

Selain menjual dodol, dirinya juga menjual iwel dan satuh.

Sementara itu, untuk Kuningan kali ini dirinya juga menyiapkan 500 kg dodol.

Dengan penjualan tersebut, saat Galungan kali ini dirinya mampu meraup omzet kurang lebih Rp 35 juta. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved