Breaking News:

Berita Buleleng

Cegah Klaster Hari Raya, Satgas Desa Adat Buleleng Terjunkan 14 Personel Awasi Pusat Keramaian

Pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh krama mematuhi protokol kesehatan, berupa menjaga jarak, menggunakan masker serta mencuci tangan

Istimewa
Satgas Gotong Royong Desa Adat Buleleng saat memantau penerapan protokol kesehatan di Pura Dalem Desa Adat Buleleng 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Guna mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 saat hari raya Galungan yang jatuh pada Rabu (10/11/2021), Satgas Gotong Royong Desa Adat Buleleng menugaskan sebanyak 14 personel, yang merupakan klian banjar di wewidangan Desa Adat Buleleng, untuk melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan di wilayahnya masing-masing.

Klian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna dikonfirmasi Selasa (9/11/2021) mengatakan, masing-masing klian banjar telah ditugaskan untuk mengawasi krama yang melakukan persembahyangan saat hari raya Galungan, baik di pura desa, pura dalem, atau di beberapa sanggah milik warga.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh krama mematuhi protokol kesehatan, berupa menjaga jarak, menggunakan masker serta mencuci tangan.

"Satgas yang ada di banjar-banjar juga kami bekali masing-masing dua boks masker.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Buleleng Melambung Diatas HET Sejak Seminggu

Jadi kalau ada warga yang ditemukan tidak mengenakan masker saat sembahyang Galungan, agar diberikan masker, serta diberi edukasi secara persuasif," jelasnya.

Selain menugaskan 14 klian banjar untuk melakukan pengawasan di wilayahnya masing-masing, Sutrisna juga menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pecalang, serta TNI-Polri, untuk melakukan pengawasan di pudat kerumunan seperti Pasar Anyar, Pasar Buleleng hingga eks Pelabuhan Buleleng.

"Kami berharap saat perayaan Galungan ini, tidak ada klaster baru penularan Covid-19, serta keamanan lingkungan di Desa Adat Buleleng tetap terjaga," jelasnya.

Disisi lain, mantan Kepala Dinas Pariwisata Buleleng ini juga menyebut, dalam menyambut hari raya Galungan, Satgas Gotong royong Desa Adat Buleleng juga telah membagikan sembako kepada tokoh agama serta masyarakat yang ada di Desa Adat Buleleng.

Dimana, sembako yang diserahkan berjumlah 125 paket.

Bantuan sembako itu berasal dari dana desa adat yang diterima dari BKK Pemprov Bali, sebesar Rp 50 juta. (*)

Artikel lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved