Breaking News:

Kasus Dugaan Suap DID Tabanan 2018

Mantan Bupati Tabanan Eka Wiryastuti Jalan Kaki Sendirian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa

Mantan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berjalan kaki tinggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan

Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Mantan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berjalan kaki usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2021) malam. 

TRIBUN-BALI.COM – Mantan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berjalan kaki tinggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan.

Eka Wiryastuti diperiksa penyidik KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan tahun 2018, Kamis 11 November 2021 bertepatan hari Umanis Galungan.

Bupati Tabanan dua periode (2010-2015 dan 2016-2021) ini menjalani pemeriksaan sejak sore di Gedung KPK yang terletak di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Ia baru menyelesaikan pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap DID Tabanan 2018 sekitar pukul 20.03 WIB atau 21.03 WITA.

Yang menarik, nama Eka Wiryastuti sebenarnya tidak masuk dalam jadwal pemeriksaan pada Kamis 11 November 2021.

Hal ini berdasarkan daftar nama-nama saksi yang akan diperiksa oleh KPK yang dikirimkan kepada awak media.

Tim penyidik hanya mengagendakan pemeriksaan terhadap Kabag Perencanaan Strategis Bank BPD Bali I Dewa Ayu Rai Widyastuti.

Akan tetapi, Dewa Widyastuti yang dipanggil kemarin justru tidak datang tanpa alasan.

"Saksi yang dipanggil tidak datang," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis 11 November 2021.

I Dewa Ayu Rai Widyastuti disebut-sebut adalah sepupu dari Eka Wiryastuti. Ia juga berstatus sebagai istri dari saksi lainnya, Dewa Nyoman Wiratmaja.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved