Breaking News:

Berita Badung

Jro Bendesa Ungasan Berikan Tanggapan Terkait Kebakaran di Restoran Karma Kandara Badung

Mengenai kejadian kebakaran di restoran Karma Kandara beach, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali pada Sabtu, 13 November 2021 pukul 23.21 Wita

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Karsiani Putri
Firizqi Irwan
Jro Bendesa Ungasan, Wayan Disel Astawa saat memberikan tanggapan kepada Tribun Bali mengenai peristiwa kebakaran di wilayah teritorialnya, Minggu, 14 November 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Mengenai kejadian kebakaran di restoran Karma Kandara beach, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali pada Sabtu, 13 November 2021 pukul 23.21 Wita, Jro Bendesa Ungasan Wayan Disel Astawa saat ditemui Tribun Bali di TKP memberikan tanggapan mengenai kebakaran tersebut.

Baca juga: Kondisi Bangunan Restoran Karma Kandara Badung Setelah Terbakar Sabtu Malam, Asap Masih Terlihat

Baca juga: Diketahui Pertama oleh Pecalang, Polisi Singgung Penyebab Kebakaran Restoran Karma Kandara Badung

Baca juga: Termasuk Penyakit Ginjal Kronis, Ketahui Ancaman Penyakit Akibat Kolesterol Tinggi

Wayan Disel Astawa mengakui sempat ada kesulitan saat warganya dan pihak manajemen dalam membantu memadamkan api.

Bahkan tim Damkar Kabupaten Badung juga sulit untuk menjangkau lokasi kebakaran yang berada di pinggir Pantai Karma, Ungasan, Kuta Selatan, Badung.

Baca juga: Kondisi Bangunan Restoran Karma Kandara Badung Setelah Terbakar Sabtu Malam, Asap Masih Terlihat

"Pas baru tahu ada kejadian ini, sulit mau mengantisipasi. Karena Damkar juga sulit mau nurunin selang, ga bisa cepet juga. Kan tinggi ini, ada seratus lebih," ujar Wayan Disel, Minggu, 14 November 2021.

Lebih lanjut, Disel mengatakan sebelum kejadian, pihaknya sudah mengingatkan untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini.

"Kami sudah sering komunikasi kepada mereka. Tapi namanya kita manusia tidak sempurna, kadang tidak sampai sejauh itu kita berpikir, ya cuman mengingatkan," tambahnya.

Baca juga: Diketahui Pertama oleh Pecalang, Polisi Singgung Penyebab Kebakaran Restoran Karma Kandara Badung

Baca juga: Fenomena Matahari Terbit Lebih Cepat dari Biasanya Pada 13-18 November, Ini Dampak & Penyebabnya

Sementara itu, ditanya mengenai langkah kedepannya, pihaknya akan memberikan himbauan kembali mengenai peristiwa seperti ini.

Pihak manajemen yang memiliki usaha di pinggir pantai dengan akses yang cukup sulit agar menyiapkan langkah-langkah yang tepat dalam mengantisipasi hal ini.

"Kedepan kita minta untuk siapkan pelampung air yang ditaruh di laut sehingga bisa memompa air agar memudahkan proses pemadaman, itu usulan dari pihak Damkar. Pihak HRD juga sudah memikirkan langkah-langkah itu," lanjutnya.

Kedua, Wayan Disel Astawa juga meminta agar pihak pengelola usaha di pinggir pantai dengan akses yang sulit harus menyediakan selang dengan diameter yang bisa menjangkau area tempat usahanya.

Baca juga: Diketahui Pertama oleh Pecalang, Polisi Singgung Penyebab Kebakaran Restoran Karma Kandara Badung

Baca juga: Kondisi Bangunan Restoran Karma Kandara Badung Setelah Terbakar Sabtu Malam, Asap Masih Terlihat

Baca juga: Diharamkan Majelis Ulama Indonesia, Ini Daftar Negara yang Juga Melarang Penggunaan Kripto

Baca juga: Fenomena Matahari Terbit Lebih Cepat dari Biasanya Pada 13-18 November, Ini Dampak & Penyebabnya

Sehingga apabila ada sesuatu hal petugas Damkar bisa langsung menghubungkan air ke lokasi kebakaran.

"Ketiga, ya namanya usaha di wilayah pesisir karena semua bangunan semi permanen yang terbuat dari bambu dan alang-alang pasti mudah terbakar. Sehingga segala sesuatunya harus dipersiapkan secara dini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Wayan Disel Astawa.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved