Breaking News:

Info Populer

Diharamkan Majelis Ulama Indonesia, Ini Daftar Negara yang Juga Melarang Penggunaan Kripto

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa larangan penggunaan uang kripto atau cryptocurrency.

Editor: Karsiani Putri
Istimewa
ILUSTRASI- Bitcoin 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa larangan penggunaan uang kripto atau cryptocurrency.

MUI menganggap, kripto mengandung gharar, dharar, dan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 serta Peraturan Bank Indonesia Nomor 17 Tahun 2015.

Mata uang kripto yang paling terkenal adalah bitcoin. 

Baca juga: Bisa Menular Melalui Makanan, Kenali Apa Itu Demam Tifoid & Langkah Pencegahannya

Baca juga: Dengan Sistem BI Fast Payment Batas Biaya Transfer Antar Bank Hanya Sebesar Rp 2.500

Selain itu, ada pula cryptocurrency populer lainnya, seperti ethereum, litecoin, ripple, stellar, dogecoin, cardano, eos, dan tron.

Deretan negara yang melarang penggunaan kripto

Tak hanya Indonesia, berikut deretan negara yang melarang penggunaan kripto, dikutip dari Euro News:

1. Aljazair

Aljazair saat ini melarang penggunaan cryptocurrency setelah disahkannya Undang-Undang keuangan pada 2018 yang membuatnya ilegal untuk membeli, menjual, menggunakan, atau memegang mata uang virtual

2. Bolivia

Larangan penggunaan bitcoin di Bolivia sudah ada sejak 2014. Bank Sentral Bolivia mengeluarkan resolusi yang melarangnya dan mata uang lainnya yang tidak diatur oleh negara atau zona ekonomi. 

Baca juga: BI Sebut Tarif Transaksi Antarbank Masih Bisa Turun Lagi dari Rp 2.500

Baca juga: UPDATE Ini Daftar 104 Pinjol Berizin dan Terdaftar di OJK

Baca juga: Pengetatan PPKM Mikro di Bali Berdampak ke Perekonomian, Bhima: Kita Perlu Belajar dari China

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved