Berita Klungkung
Ketut Meneng Kaget Dengar Gemuruh, Pondasi dan Tembok Rumah di Banjar Bajing Klungkung Ambrol
Ketut Meneng kaget dengar gemuruh, pondasi dan tembok rumahnya di Klungkung ambrol
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, KUNGKUNG - Ketut Meneng kaget dengar gemuruh, pondasi dan tembok rumahnya di Klungkung ambrol.
Hujan deras mengguyur Kabupaten Klungkung, Bali, dalam beberapa hari belakangan.
Hingga menyebabkan senderan dan tembok rumah milik I Ketut Meneng, asal Banjar Bajing, Desa Tegak, Klungkung jebol, Sabtu 13 November 2021.
Kejadian ini membuat material sempat menutup akses jalan umum.
I Ketut Meneng merupakan warga yang kesehariannya menjadi buruh tani.
Baca juga: Tempat Wisata di Klungkung Ramai Dikunjungi Warga Pasca Galungan, Satgas Covid-19 Disiagakan
Ia menceritakan, kajadian senderan rumahnya yang ambrol terjadi pada saat dini hari, sekira pukul 12.20 Wita.
Awalnya hujan deras dan air mengalir di jalan dan mulai menggerus pondasi tembok miliknya.
Karena melihat sudah ada keretakan pada pondasi.
Sekitar pukul 9 malam Meneng sempat memindahkan kendaraanya yang diparkir di dekat tembok.
Sekitar pukul 12.20 Wita, hujan tidak kunjung reda.
Saat tidur, Menang mendengarkan suara gemuruh yang ternyata berasal dari pondasi dan temboknya yang sudah ambrol.
"Saya mendengar suara gemuruh dan langsung bergegas melihat ke arah senderan rumah yang sudah abrol," ungkapnya, Minggu 14 November 2021.
Tidak hanya senderan, tembok setinggi 5 meter dan sepanjang 11 meter juga ikut roboh dan materialnya sempat menutup jalan umum.
Meskipun demikian, ia mengaku bersyukur karena bangunan rumahnya tidak ikut abrol.
Terlebih pondasi dan tembok yang roboh sangat dekat dengan bangunan rumahnya.
Baca juga: Pasar Umum di Klungkung Melayani Transaksi Menggunakan QRIS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/senderan-dan-tembok-rumah-milik-i-ketut-meneng-jebol.jpg)