Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Klungkung

2 Hari Krisis BBM di Nusa Penida, Pengiriman Terkendala Perbaikan Pelabuhan Nusa Penida

Kecamatan Nusa Penida mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Pasokan BBM tersendat akibat perbaikan pada Movable Bridge

Istimewa
Kapal pengangkut BBM yang stand by di Pelabuhan Nusa Penida tidak bisa sandar karena perbaikan MB yang tidak kunjung rampung, Minggu sore 14 November 2021 - 2 Hari Krisis BBM di Nusa Penida, Pengiriman Terkendala Perbaikan Pelabuhan Nusa Penida 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kecamatan Nusa Penida mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pasokan BBM tersendat akibat perbaikan pada Movable Bridge (MB) yang masih berlangsung di Pelabuhan Nusa Penida, Bali, Minggu 14 November 2021.

"Sejak dua hari lalu di sudah sulit cari BBM di SPBU. Saya sulit cari pertalite," ujar seorang warga Nusa Penida, I Nyoman Simpen, Minggu 14 November 2021.

Kata dia, kian hari, BBM semakin langka.

Baca juga: Perbaikan MB Pelabuhan Belum Rampung, Pertamina Akan Lakukan Upaya Darurat Suplai BBM ke Nusa Penida

Warga hanya bisa mendapatkan BBM di beberapa pengecer yang masih memiliki stok.

"Aktivitas sangat terganggu dengan langkanya BBM ini. Semoga saja perbaikan di Pelabuhan Nusa Penida bisa segera diselesaikan, sehingga penyeberangan bahan bakar bisa normal kembali," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengatakan, warga sudah mengeluh kesulitan mendapatkan BBM sejak Sabtu 13 November 2021.

Ini karena Movable Bridge di Pelabuhan Nusa Penida masih dalam perbaikan.

Suwirta mengaku telah berkoordinasi dengan rekanan yang melakukan pengerjaan MB di Pelabuhan Nusa Penida, termasuk dengan pihak SPBU.

"Karena ini BBM, sehari saja langka pasti sangat kewalahan. Tapi pemasangan MB saya minta dikebut, sehingga sore ini (kemarin) BBM sudah bisa masuk ke Nusa Penida," ungkap Suwirta.

Kata dia, kondisi ini tidak terlepas dari keterlambatan pembuatan plengsengan kapal, yang sempat mengalami pembahasan alot.

Sehingga plengsengan kapal dan MB ini seakan-akan dibuat bersamaan.

Untuk kebutuhan pokok, tidak ada masalah karena dapat diangkut dengan sampan.

"Saya sudah wanti-wanti ke Kepala Dinas Perhubungan, kalau sampai pengerjaan MB ini terlambat akan ada kelangkaan BBM. Tapi syukur sore ini (kemarin) MB sudah bisa rampung," ungkapnya.

Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dishub Klungkung, I Komang Sudiarta mengaku sedang mengupayakan agar MB rampung sehingga mobil pengangkut BBM bisa turun di Nusa Penida.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved