Kasus Dugaan Suap DID Tabanan 2018
FAKTA TERBARU Kasus Dugaan Suap DID Tabanan 2018: 19 OPD Tabanan Terima Kucuran Dana DID
Fakta terbaru terkait Kuas Dugaan Suap Dana Insetif Daerah Tabanan Tahun 2018, 19 OPD terima kucuran dana DID Tabanan
Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Harun Ar Rasyid
Pada pemeriksaan tersebut, pihak penyidik KPK menanyakan soal barang bukti yang telah disita tim penyidik sebelumnya.
Rai diperiksa sebagai saksi dalam penyelidikan terkait dugaan kasus korupsi pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan, Tahun Anggaran 2018.
"I Dewa Ayu Rai Widyastuti (Kabag Perencanaan dan Strategis Bank BPD Bali), yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain mengenai barang bukti yang telah disita, yang ditemukan saat tim penyidik menggeledah rumah kediaman dari pihak yang terkait dengan perkara ini," kata Plt juru bicara KPK Ipi Maryati Kuding dalam keterangannya pada Sabtu, 13 November 2021.
6. Nilai Kekayaan Mantan Bupati Tabanan, Eka Wiryastuti, Alami Peningkatan
Nama mantan Bupati Tabanan periode 2011 hingga 2021, Ni Putu Eka Wiryastuti harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dilansir Tribun-Bali.com dari situs resmi KPK lewat elhkpn.kpk.go.id, pada Sabtu, 13 November 2021, kekayaan Eka mengalami peningkatan sebesar Rp 12,5 Miliar.
Pada laporan tahun 2018, Eka memiliki total kekayaan sebesar Rp 3.318.530.233.

Baca juga: Selain Dokumen, Penyidik KPK Juga Sita Barang Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Tabanan
Harta bergerak tertinggi yang tercantum dalam laporan tersebut yaitu mobil jenis Toyota seharga Rp 800 juta dan mobil jenis Suzuki seharga Rp 250 juta.
Lebih lanjut, adapun harta tak bergerak tertinggi yaitu, tanah dan bangunan seluas 840 m2 dan 126 m2 di Kabupaten Tabanan dengan nilai Rp 409.200.000.
Sedangkan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per tanggal 22 Maret 2021, Eka memiliki total kekayaan sebesar Rp 15.805.196.103.
Total kekayaan tersebut meliputi tanah dan bangunan sebesar Rp. 12.723.936.280, Alat Transportasi dan mesin sebesar Rp 600.000.000, Harta bergerak lainnya; Rp 575.000.000.
Selain itu,Eka juga memiliki kekayaan dari Kas dan Setara Kas sebesar Rp 1.506.096.292 dan harta kekayaan lainnya sebesar Rp 400.163.531.
(*)