Tips Kesehatan
Bisa Memperparah Gejala Hiperaktif, Inilah 7 Makanan yang Harus Dihindari bagi Anak ADHD
Kondisi ADHD bisa mempengaruhi kehidupan sosial dan prestasi akademik anak. Beberapa makanan dan minuman bisa memperburuk gejala hiperaktif.
Penulis: Priscilla Nivili | Editor: Priscilla Nivili
5. Minuman berenergi (bagi remaja)
Minuman berenergi dapat memperburuk gejala ADHD pada anak remaja.
Minuman berenergi mengandung sejumlah besar zat stimulan seperti kafein, asam amino taurin, pewarna dan pemanis buatan, serta zat aditif lainnya.
Konsumsi minuman berenergi bagi remaja ADHD sangat tidak disarankan, selain memicu gejala serupa ADHD minuman berenergi memang bukanlah pilihan yang sehat bagi anak-anak.
Baca juga: Bunda, Lindungi Anak dari Berbagai Penyakit dan Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan 5 Makanan Ini
6. Beberapa jenis ikan dan makanan laut
Asam lemak Omega-3 dipercaya baik untuk dikonsumsi anak dengan ADHD.
Salah satu sumber yang disarankan untuk mendapatkan Omega-3 adalah dari ikan.
Namun beberapa jenis ikan harus dihindari karena mengandung kadar merkuri yang tinggi, yang bisa memperparah gejala ADHD jangka panjang.
Beberapa ikan yang sebaiknya jangan dikonsumsi adalah ikan hiu, ikan cucut, ikan makarel spanyol, tilefish, dan lainnya.
Merkuri layaknya selulosa, sangat sulit dicerna dan dapat menumpuk di otak seiring waktu.
Hal ini dapat mengarah pada hiperaktivitas.
Konsultasikan pada dokter atau ahli gizi ADHD mengenai jenis ikan apa yang baik dikonsumsi oleh anak dengan ADHD.
Baca juga: Benarkah Konsumsi Ikan Bisa Mencegah Depresi? Inilah 5 Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Mental
7. Kondisi sensitivitas makanan
Banyak anak-anak dengan kondisi sensitivitas makanan (bukan alergi makanan) bisa menunjukkan gejala ADHD bila mengonsumsi makanan tertentu.
Makanan yang umumnya bisa menyebabkan reaksi ADHD adalah susu, cokelat, kedelai, gandum, telur, kacang-kacangan, jagung,tomat, anggur, dan jeruk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anak-makan-permen.jpg)