Breaking News:

Berita Bali

Ditangkap Saat Menempel Sabu, Suastika Ajukan Pembelaan Seusai Dituntut Penjara 8,5 Tahun

Terdakwa I Gede Suastika (32) telah dijatuhi tuntutan pidana penjara selama delapan tahun dan enam bulan (8,5 tahun) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Net
Ilustrasi sabu-sabu - Terdakwa I Gede Suastika (32) telah dijatuhi tuntutan pidana penjara selama delapan tahun dan enam bulan (8,5 tahun) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terdakwa I Gede Suastika (32) telah dijatuhi tuntutan pidana penjara selama delapan tahun dan enam bulan (8,5 tahun) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa kelahiran, Denpasar 23 Juli 1988 ini dituntut pidana, karena diduga terlibat mengedarkan narkotik golongan I jenis sabu.

Terhadap tuntutan JPU, terdakwa pun akan mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis.

Demikian disampaikan Aji Silaban selaku penasihat hukum dari terdakwa. 

Baca juga: Buron 6 Tahun Kasus Narkotik Diamankan di Surabaya, NJ Dijebloskan ke LPP Kelas II A Kerobokan

"Di persidangan kami sudah sampaikan kepada majelis hakim. Kami akan menanggapi tuntutan jaksa melalui pledoi tertulis. Nota pembelaan akan kami bacakan pada sidang pekan depan," terangnya dikonfirmasi, Jumat, 19 November 2021.

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, oleh JPU Siti Sawiyah, kliennya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotik golongan I jenis sabu. 

Perbuatan Suastika tersebut diatur dan diancam pidana dalam dakwaan pertama melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

"Tuntutan jaksa terhadap terdakwa, pidana 
selama delapan tahun dan enam bulan (8,5 tahun), denda Rp 2 miliar subsider enam bulan penjara," ungkap Aji Silaban. 

Baca juga: Ditangkap Edarkan Sabu Seberat 104,34 Gram, Esa Udyanatha Menerima Divonis Bui Delapan Tahun

Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, terdakwa ditangkap petugas kepolisian Ditres Narkoba Polda Bali di depan sebuah warung Jalan Badak Agung XII, Sumerta Klod, Denpasar Timur, Jumat, 16 Juli 2021 sekira pukul 10.30 Wita. 

Terdakwa ditangkap berdasarkan adanya informasi dari masyarakat, bahwa di daerah tersebut kerap dijadikan transaksi narkoba.

Berbekal informasi itu petugas kepolisian pun melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terdakwa yang berencana akan menempel narkoba. 

Baca juga: Edarkan Sabu di Seputaran Denpasar, Rindi Subarno Diganjar 11 Tahun Penjara

Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa, hasilnya ditemukan 14 paket berisi sabu dengan berat keseluruhan 8,12 gram brutto atau 6,3 gram netto.

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku mendapat belasan paket sabu itu dari Arwana (DPO).

Terdakwa mengatakan hanya bertugas menempel di beberapa lokasi sesuai perintah Arwana dengan upah Rp50 ribu per paketnya. (*)

Berita lainnya di Peredaran Narkotika di Bali
 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved