Breaking News:

Berita Denpasar

Jelang Hari Raya Kuningan, Stok Sembako Aman Namun Ada Kenaikan Harga di Denpasar

“Cabai, bawang putih bawang merah, dan sayur sayuran mengalami kenaikan hanya seribu sampai 3 ribu saja untuk sekilonya,”

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - Suasana di Pasar Badung, belum lama ini. Akibat kebijakan penutupan sektor non esensial 100 persen terkait dengan pelaksanaan PPKM darurat, ribuan pedagang pasar di Denpasar dipaksa untuk tutup. Dari data yang disampaikan Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar, sebanyak 1.684 pedagang di 16 pasar harus terpaksa harus tutup. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Arini Valentya Chusni

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jelang hari raya Kuningan yang jatuh esok hari, Sabtu (20/11/2021) sejumlah warga memadati kawasan Pasar Penamparan Denpasar Barat guna berbelanjan kebutuhan pokok.

Febry salah satu pedagang di Pasar Penamparan mengungkapkan untuk harga sembako mengalami kenaikan tetapi tidak terlalu signifikan.

“Cabai, bawang putih bawang merah, dan sayur sayuran mengalami kenaikan hanya seribu sampai 3 ribu saja untuk sekilonya,” ungkap Febri saat ditemui Tribun Bali, Jumat (19/11/2021).

Saat ditanya bagaimana stock minyak goreng, ia menambahkan untuk stock kemasan masih sama langkanya dengan menjelang galungan, untuk beberapa merk minyak tertentu hanya tersedia maksimal 10 bungkus kemasan saja.

Baca juga: Antisipasi Penyelewengan, Anggota TNI Awasi Penyaluran Sembako di Desa Timuhun Klungkung

Baca juga: 16 Komunitas di Denpasar Gelar Donor dan Bagi Sembako ke Warga Terdampak Pandemi

Baca juga: Pasar Sukawati Blok C Inkrah Jadi Pasar Seni, Pedagang Tak Bisa Jualan Sembako

Tetapi berdasarkan pantauan Tribun Bali, antusias masyarakat membeli kebutuhan pokok masih ramai dikarenakan ini merupakan kebutuhan dasar rumah tangga.

Pasar Penamparan sendiri mulai buka dari jam 04.00 wita, dan banyak dikunjungi mulai jam 06.00 wita. 

Warga berebut berbelanja kebutuhan pokok hingga ke toko sembako depan Pasar Penamparan.

Febry menambahkan untuk stock cabai masih aman, namun stock minyak goreng sangat terbatas.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved