Breaking News:

Berita Klungkung

Angkutan Siswa Kembali Beroperasi, Suyasa Bersyukur Akhirnya Memiliki Penghasilan

Ketut Suyasa (61) dan rekan-rekannya sesama sopir memarkir kendaraan angkutan umumnya di SMP N 4 Semarapura, Klungkung, Senin, 22 November 2021. 

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Eka Mita Suputra
Para sopir angkutan siswa gratis tengah menanti siswa pulang sekolah di SMP N 4 Semarapura, Senin, 22 November 2021 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Ketut Suyasa (61) dan rekan-rekannya sesama sopir memarkir kendaraan angkutan umumnya di SMP N 4 Semarapura, Klungkung, Senin, 22 November 2021. 

Siang itu mereka tampak rapi dengan kompak menggenakan seragam kemeja dan celana panjang.

Setelah dua tahun menanti, akhirnya para sopir angkutan umum itu kembali bisa bekerja mengantar dan menjemput siswa.

Baca juga: Kepala Bank Jerman Kunjungi TOSS Center, Apresiasi Keseriusan Klungkung Kelola Sampah

Baca juga: Tradisi Megibung di Desa Banjarangkan Klungkung Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Baca juga: Simak Cara Dapat Bantuan Usaha Pariwisata Rp2 Juta, Dibuka 15-26 November 2021 

"Selama anak-anak tidak sekolah karena pandemi, kami kocar-kacir mencari penghasilan. Kadang cari penumpang saja, hasilnya gak nutupi untuk beli bensin," ujar Suyasa, Senin, 22 November 2021. 

Ia dan rekan-rekannya itu sebenarnya sudah mendapatkan kesempatan untuk menjadi sopir angkutan siswa pada tahun 2020 lalu.

Namun baru 3 bulan, aktivitas mereka antar jemput siswa harus berhenti akibat pandemi dan siswa harus belajar daring. 

Baca juga: Pohon Akasia Tumbang Tutup Badan Jalan, Sempat Ganggu Akses menuju Pelabuhan Nusa Penida Klungkung

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Klungkung 83,52 Persen

"Padahal kami sangat mengharapkan angkutan siswa gratis ini karena pendapatan cari penumpang sudah sangat susah. Dapat paling sehari cari penumpang Rp50 ribu, beli bensin Rp40 ribu, dan itu tidak cukup pakai makam sehari-hari, apalagi hidupi keluarga," ungkapnya.

Namun, ia dan rekan-rekannya bersyukur karena angkutan siswa gratis kembali mulai beroperasi, Senin, 22 November 2021. 

Dengan kembali mengantar jemput siswa sekolah, para sopir itu sudah pasti bisa mendapatkan penghasilan rata-rata Rp105 ribu sampai Rp120 ribu perhari, tergantung dari rute, jarak dan jenis angkutan umum yang digunakan untuk menghantar jemput siswa.

Baca juga: Simak Cara Dapat Bantuan Usaha Pariwisata Rp2 Juta, Dibuka 15-26 November 2021 

Baca juga: Pohon Akasia Tumbang Tutup Badan Jalan, Sempat Ganggu Akses menuju Pelabuhan Nusa Penida Klungkung

"Kami sudah ditentukan rute. Setiap hari kami tinggal jemput di titik kumpul, antar ke sekolah dan menjemput kembali ke sekolah. Kami sangat bersyukur angkutan siswa ini kembali beroperasi, kalau tidak ada program angkutan siswa gratis ini, bisa dikatakan kami tidak ada penghasilan," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved