Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Ini 5 Bahaya Perlemakan Hati atau Fatty Liver, Peminum Alkohol Harus Waspada

Penyakit perlemakan hati atau fatty liver adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap diabaikan karena minim gejala.

Freepik.com/brgfx
Illustrasi penyakit liver, fatty liver 

TRIBUN-BALI.COM - Penyakit perlemakan hati atau fatty liver adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap diabaikan karena minim gejala.

Banyak penderita fatty liver yang tidak menyadari penyakitnya, sampai organ liver atau hatinya bermasalah dan tidak berfungsi.

Melansir HealthDirect, liver adalah organ yang berfungsi untuk mengolah makanan dan limbah asupan yang masuk ke tubuh.

Hati yang sehat mengandung sangat sedikit atau minim lemak.

Jika seseorang terlalu banyak minum alkohol atau punya pola makan tinggi gula dan lemak, tubuh akan mengubah sebagian kelebihan kalori ini menjadi lemak.

Baca juga: Kolesterol Bisa Menyebabkan Penyakit Liver, Dari Hepatitis Sampai Sirosis Hati

Lemak ini lambat laun bakal menumpuk di sel-sel liver. Ketika terlalu banyak lemak yang menumpuk di liver, orang bakal mengalami fatty liver.

Gejala fatty liver

Di awal penyakit, fatty liver umumnya tidak menimbulkan gejala tertentu.

Namun, ketika penumpukan lemak di hati mulai meningkat, penderita bakal merasakan gejala:

  • Mudah lelah
  • Tubuh rasanya tidak enak
  • Perut atas kanan sakit
  • Berat badan menurun tanpa sebab jelas

Baca juga: Menjaga Kesehatan Liver hingga Otak, Ini Segudang Manfaat dari Daun Kelor

Dilansir dari WebMD, penderita fatty liver yang kondisinya sudah parah bakal mengalami gejala perut bengkak, payudara pria jadi tumbuh lebih besar, telapak tangan merah, dan kulit serta bagian putih mata tampak kekuningan.

Bahaya fatty liver

Menurut pakar kesehatan dari Cedars Sinai, penyakit fatty liver yang tidak segera diatasi bisa merusak hati secara bertahap.

Beberapa bahaya fatty liver yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Peradangan hati atau liver
  • Fibrosis liver ketika jaringan parut tumbuh di hati karena peradangan terus-menerus
  • Sirosis liver ketika jaringan parut menggantikan sel-sel sehat di hati
  • Kanker hati karena komplikasi sirosis liver
  • Gagal hati

Pada kondisi fatty liver grade 3 atau stadium akhir, penderita penyakit ini sudah membutuhkan transplantasi organ hati agar masalah kesehatannya tidak berdampak fatal.

Baca juga: Ciri-ciri Kanker Hati Stadium Awal yang Harus Diwaspadai, Kenali Gejalanya

Anjuran agar fatty liver tidak membahayakan kesehatan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved