Breaking News:

Berita Denpasar

Jelang Nataru, Harga Sembako di Denpasar Mengalami Kenaikan dan Stok Menipis

Cuaca dan kelangkaan stok sembako menyebabkan harga sembako mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Pedagang menerapkan protokol kesehatan saat di kawasan pasar di Denpasar, Selasa 23 November 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Arini Valentya Chusni

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Cuaca dan kelangkaan stok sembako menyebabkan harga sembako mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

Harga daging sapi mengalami kenaikan sebesar 10%, ini juga berlaku ke harga telur yang Rp33 Ribu kini menjadi Rp36 Ribu hingga Rp37 Ribu untuk 1 kratnya.

Begitupun dengan daging ayam potong yang mulanya di harga Rp30 ribu menjadi Rp34 ribu per kg.

Baca juga: Bank Indonesia, Lanal Denpasar, dan Ratusan Mahasiswa Bali Bagikan Sembako untuk Nelayan di Buleleng

“Biasa kalau ada Natal dan Tahun Baru atau menjelang hari raya besar semuanya pada naik. Ditambah lagi langka, kadang dari suplier lama sekali datang barangnya,” ungkap Made (47) salah satu pedagang di Pasar Sari Winangun, Padang Sambian, Denpasar, Bali.

Senada dengan Made, Bu Jero selaku pedagang di Pasar Penamparan, Denpasar juga mengungkapkan hal yang sama. 

Baca juga: Jelang Hari Raya Kuningan, Stok Sembako Aman Namun Ada Kenaikan Harga di Denpasar

“Naik semuanya, cabe-cabean ini juga perkilonya naik sampai 5 Ribu, sekitar 10% an naik, apalagi Bali sekarang cuacanya lagi tidak menentu. Susah mau nyetok,” kata Jero saat ditemui Tribun Bali, Selasa 23 November 2021.

Selain Natal dan Tahun Baru, kenaikan juga disebabkan faktor cuaca.

Untuk sayuran, banyak petani yang mengalami gagal panen akibat musim hujan sehingga pasokan menurun.

Baca juga: Pasar Sukawati Blok C Inkrah Jadi Pasar Seni, Pedagang Tak Bisa Jualan Sembako

Mengingat banyak pedagang mengambil suplier dari Kintamani, Bedugul, dan Singaraja yang sekarang kondisi cuaca di sana lebih sering hujan.

Menyebabkan stok sayuran juga ikut langka.

Begitupun dengan harga minyak, mengalami kenaikan dan stocknya masih langka, terutama stok minyak kemasan.(*)

Berita lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved