Breaking News:

Berita Jembrana

PPKM Level III Saat Nataru, Satgas Jembrana Belum Terima Surat dari Provinsi

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 akan berlaku di seluruh Indonesia selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021-2022.

Dok. Sekda Jembrana I Made Budiasa
Sekda Jembrana I Made Budiasa - PPKM level III saat Nataru, Satgas Jembrana belum menerima surat dari provinsi 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 akan berlaku di seluruh Indonesia selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021-2022.

Hal ini ditetapkan oleh Pemerintah RI atau pusat, yang tujuannya tak lain guna menekan potensi penyebaran virus Covid-19.

Sedangkan untuk Jembrana hingga saat ini belum menerima surat edaran dari Pemerintah Provinsi terkait pembatasan tersebut.

Sekda Jembrana, I Made Budiasa mengatakan, bahwa pihaknya belum menerima surat edaran dari Pemprov Bali.

Baca juga: Kasus Persetubuhan di Jembrana Dilimpahkan, Terungkap Tersangka 8 Kali Lakukan Pebuatan Bejatnya

Oleh karena itu pihaknya belum mengambil sikap terkait wacana PPKM Level III oleh Pemerintah Pusat tersebut.

Namun, ketika ada imbauan tersebut, meskipun Jembrana sudah dalam status PPKM Level II, maka akan dilakukan rapat lagi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana.

“Kita (Jembrana) statusnya level II. Tapi nanti kita rapatkan lagi ya,” ucap Budiasa ketika dikonfirmasi, Kamis 25 November 2021.

Baca juga: Oknum Kepsek di Jembrana Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur Akan Dipecat

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana mengatakan untuk kebijakan itu tentunya akan dilakukan rapat terlebih dahulu dengan seluruh pihak yang masuk dalam satgas.

Namun pihaknya belum menerima apa pun terkait imbauan atau surat edaran dari satgas provinsi.

“Nanti pasti akan dirapatkan lagi,” ungkapnya. 

Di sisi lain, Direktur RSU Negara, dr Ni Putu Eka Indrawati menyatakan, bahwa untuk kasus Covid-19 Jembrana, sudah sejak beberapa waktu lalu di RSU Negara sudah zero kasus.

Tidak ada kasus penambahan apapun. Dari tiga ruang isolasi yang ada dan dua ruang yakni ICU dan Pudak RSU Negara tidak ada pasien yang dirawat.

“Kami sudah tidak ada lagi merawat pasien Covid-19 sejak beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Sedangkan untuk kasus Covid-19 Jembrana sendiri, kasus positif sendiri ada sekitar 6103 kasus dengan kesembuhan 5884 orang pasien, dan kasus meninggal sekitar 216 warga. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved