ASN Bakal Diganti Robot, Ada Pekerjaan Manusia yang Tak Tergantikan AI
Robot kecerdasan buatan atau artificial intelligence(AI) bakal menggantikan kerja dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
Terpisah, Toha salah satu ASN yang bertugas di sebuah badan mengaku setuju-setuju saja apabila nantinya ASN diganti dengan robot kecerdasan buatan alias artifial intelligence (AI).
Menurutnya, hal itu sebagai sebuah adaptasi di era digital saat ini.
"Kalau menurut aku sih itu bagus sebagai adaptasi di era digitalisasi," ujar Toha.
Namun ia meyakini tidak semua bidang pekerjaan harus digantikan dengan robot.
Ada beberapa pekerjaan yang katanya masih harus ditangani dengan sumber daya manusia.
Menurut Toha, masyarakat yang butuh pelayanan di luar sana berbeda-beda.
Tentunya lanjut dia tidak semua ASN harus diganti dengan robot saat melakukan pelayanan.
Baca juga: Kolonel I Made Mardika Pernah Jadi Dokter Kepresidenan SBY Hingga Jokowi, Kini Akhiri Tugas di Bali
Baca juga: Forum Bali Bangkit Kirim Surat Terbuka ke Jokowi, Sampaikan Tujuh Poin Terkait Kebijakan Open Border
Baca juga: Selain Surati Presiden Jokowi, 34 Industri Pariwisata di Bali Buat Petisi untuk Datangkan Wisman
"Intinya dilihat dulu yang mau pakai robot di sektor mana. Kalau mencetak kartu mungkin pakai robot okelah, tapi untuk pelayanan masyarakat kayanya tetap harus pakai pegawai, karena kualitas masyarakat yang memerlukan pelayanan kan berbeda-beda. Tidak semua orang mengerti digitalisasi. Saya yakin robot tidak bisa menyentuh sampai sektor bawah, emangnya robot bisa kasih sambutan seperti pak lurah," kata Toha.
Lusy, salah satu ASN di sebuah kementerian di Jakarta mengaku baru mengetahui kabar mengenai rencana ASN bakal diganti dengan robot kecerdasan buatan.
“Memang iya ya, baru tahu,” kata dia.
Menurutnya hal tersebut bagus-bagus saja asalkan pergantiannya tepat di bidang pekerjaan yang memang membutuhkan teknologi digital.
Apalagi selama pandemi, teknologi digital memang sangat diperlukan sekali.
“Ya bagus-bagus saja sih, selama demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata dia.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PAN Guspardi Gaus mengatakan, rencana penggantian ASN dengan robot semestinya juga menjadi dorongan agar generasi milenial tidak lagi menganggap ASN sebagai pekerjaan ideal.
"Pemerintah harus mendorong bagaimana inovasi melakukan kerja produktif bagi generasi milenial. Mindset-nya harus berubah, PNS bukan lagi ladang pekerjaan menjanjikan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pegawai-negeri-sipil.jpg)