Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Klungkung

Kepala Anak Budiarta Terluka, Hunian Bantuan Bedah Rumah Hancur Tertimpa Pohon Bunut

Musibah menimpa keluarga asal Dusun Kutampi, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Klungkung, I Komang Budiarta (40).

Tayang:
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Personel BPBD Klungkung, Senin 29 November 2021 tengah melakukan evakuasi pohon bunut yang tumbang dan menghancurkan rumah seorang warga di Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida. 

TRIBUN-BALI.com, SEMARAPURA- Musibah menimpa keluarga asal Dusun Kutampi, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Klungkung, I Komang Budiarta (40).

Rumah sederhana yang menjadi tempatnya berteduh hancur karena tertimpa pohon bunut berukuran besar, Minggu (28/11).

Bahkan akibat musibah itu, sang anak, Putu Narendra harus mendapat lima jaritan di kepala karena luka yang dialaminya.

Belasan personel BPBD Klungkung, Senin (29/11) menyeberang ke Nusa Penida untuk mengevakuasi pohon bunut yang tumpang dan merusak rumah dari keluarga Komang Budiarta.

Pohon yang tumbang ini cukup besar, dengan tinggi sekitar 18 meter dan diameter sekitar 1 meter.

Sehingga petugas TRC BPBD Klungkung yang bertugas di Nusa Penida sempat kewalahan mengevakuasi pohon.

Perbekel Desa Kutampi Kaler I Made Mudra menjelaskan, pohon bunut tersebut tumbang sekitar pukul 11.00 Wita.

Saat kejadian Nusa Penida sedang diguyur hujan, sehingga keluarga Komang Budiarta semua berada di dalam rumah.

Baca juga: Tertibkan Pengamen Berbusana Adat, Satpol PP Klungkung Harus Ganti Mobil

Baca juga: Kelapa Mahal di Klungkung, Wayan Sudiani Terpaksa Naikkan Harga Minyak Tandusan

Pohon itu sebelumnya tumbuh menjulang di tegalan, yang jaraknya sekitar 20 meter dari rumah Budiarta.

"Waktu kejadian Komang Budiarta bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil berada di dalam rumah," ungkap Made Mudra, Senin (29/11).

Ketika pohon tumbang, Komang Budiarta dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri.

Namun anaknya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka robek pada kepalanya, dan harus menerima 5 jaritan.

Baca juga: Pohon Asam Timpa Rumah dan Jukung Warga di Desa Bunutan Karangasem

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19 Sebanyak Delapan Perusahaan di Karangasem Gulung Tikar

Sementara rumah sederhana Komang Budiarta yang seluas 4,5x7 meter hancur.

Padahal hunian itu merupakan bantuan bedah rumah dari Pemkab Klungkung tahun 2018 lalu, mengingat keluarga Komang Budiarta termasuk keluarga kurang mampu.

Menurutnya, jika harus menunggu bantuan dari Pemkab Klungkung, kemungkinan baru bisa diusulkan tahun depan dan kemungkinan bantuan baru turun tahun 2023.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved