Breaking News:

Berita Jembrana

85 Nakes di Jembrana Nikmati Program Staycation Menparekraf, Salah Satunya Puskesmas II Negara

Dalam upaya penanganan Covid-19, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI memberikan penghargaan terhadap tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
ILUSTRASI - Vaksinasi yang dilakukan oleh tim medis di Halaman Kantor Camat Negara, Senin 26 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Dalam upaya penanganan Covid-19, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI memberikan penghargaan terhadap tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan, berupa menginap di hotel.

Untuk Jembrana sendiri, Puseksmas II Negara atau Puskesmas Pengambengan mendapat penghargaan tersebut.

Sebanyak 90-an tenaga kesehatan dan tenaga pendukung mendapat jatah untuk menginap dan akomodasi dari Kementrian Pusat.

Kepala UPTD Puskesmas II Negara, dr.Ni Made Anggaraeni mengatakan, bahwa pihaknya memang mendapat penghargaan tersebut melalui surat Kemeparekraf RI dimana ada penghargaan terhadap faskes dan nakes, yang sudah pernah menangani Covid-19.

Dari surat dari Kementrian itu kemudian pihaknya mengajukan atau bersurat dan terpilih.

Baca juga: Badung Belum Dapat Kuota, Nakes yang Tangani Covid-19 Bisa Nikmati Staycation

Baca juga: Menparekraf Tawarkan Staycation, Nakes RSU Bangli Enggan Ambil Bagian

Saat ini program itu sudah berjalan dan sudah ada nakes yang turut serta.

“Jadi awalnya surat itu ada yang share di grup yang diikuti oleh Kepala Dinas, kepala puskesmas dan jajaran. Jadi kami awalnya ragu, apa benar ada program untuk puskesmas seperti itu. Tapi, kami mencoba segera menindaklanjuti bersurat ke nomor kontak yang ada di nomor itu melampirkan semua pegawai, tenaga kesehatan dan tenaga penunjang diajukan semuanya,” ucapnya, Rabu 1 Desember 2021.

Setelah itu, sambungnya, pengajuan itu direspon oleh pihak Kementrian. Dan pihak puskesmas diundang Se Indonesia untuk melakukan rapat zoom.

Dan dari Jembrana akhirnya diketahui hanya dua puskesmas.

Yakni Puseksmas II Negara dan Puskesmas I Pekutatan. Pendek kata, tidak semua faskes mendapat kuota itu.

Terbatas se Indonesia untuk jatah tersebut.

“Dalam zoom itu selain yang hadir Kementrian rumah sakit dan pihak hotel juga hadir dalam rapat itu. Kemudian, akhirnya kami diijinkan untuk memilih hotel dan mencari sendiri sesuai dengan kriteria. Kalau kami kan ada 90 Nakes, jadi milih kalau di Jembrana tidak cukup. Jadi ada hotel di Ubud yang sesuai dengan kriteria program staycation itu. Dan dari 90 ada lima Nakes yang tidak ikut. Program ini harus diajukan sebelum 15 Desember untuk memilih hotelnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa program itu sudah berjalan. Dan karena pelayanan harus tetap berjalan, maka untuk menginap di Ubud, Gianyar, pihaknya membagi diri dari 85 orang itu.

Gelombang pertama berangkat pada Jumat Sabtu Minggu lalu. Gelombang kedua, pada akhir pekan ini, gelombang ketiga di Minggu depannya.

“Setiap gelombang ada 20 hingga 25. Jadi menginap tiga hari dan seluruh akomodasi ditanggung,” bebernya. (ang).

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved