Berita Bali
Bule Ukraina Diduga Pelaku Pembobol ATM Diringkus Polisi Setelah Aksinya Tersorot CCTV
Wanita berinisial N, WNA asal Ukraina, kini harus berurusan dengan polisi atas dugaan tindak pembobolan mesin ATM dengan modus skimming
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wanita berinisial N, Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina, kini harus berurusan dengan polisi atas dugaan tindak pembobolan mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dengan modus skimming, aksi pelaku dicurigai dari sebuah CCTV.
Berdasaran hasil penyelidikan, wanita berusia 33 tahun ini berhasil diringkus Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali di kediamannya Jalan Toya Ning II Uluwatu Aarden, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Rabu 1 Desember 2021 pukul 04.00 Wita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali, penangkapan yang dilakukan Polda Bali berdasarkan atas laporan sebuah bank yang merasa dirugikan atas ulah pelaku hingga Rp2 Miliar dari adanya transaksi di salah satu mesin ATM yang terjadi secara berkala hingga Selasa 30 November 2021.
Baca juga: Terkait Tindak Pidana Skimming di Denpasar, Putusan Dua WN Turki Ditunda
"Pelakunya dicurigai seorang perempuan warga asing, saat pihak bank mengecek CCTV di mesin ATM," terang sumber Tribun Bali, Sabtu 4 Desember 2021.
Dalam penangkapan itu, Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali turut mengamankan barang bukti berupa dua laptop, charger laptop, flashdisk, mouse, dompet, rambut palsu, baju kaos, sandal, HP, 1 unit sepeda motor.
Selain itu ada puluhan kartu warna putih, hitam dan biru yang digunakan sebagai kartu ATM duplikat.
Baca juga: Dit Reskrimsus Polda Bali Ungkap Kejahatan Skimming ATM di Denpasar, Pelakunya Dua WNA Turki
"Diduga yang bersangkutan merupakan bagian dari komplotan Skimming International asal Ukraina yang beroperasi di Bali dan kemungkinan adanya pelaku lain masih dikejar," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi mengaku masih mengembangkan dan akan segera merilis kasus tersebut.
"Saya sudah koordinasi Dirkrimum bahwa kasusnya masih dikembangkan dan nanti akan dirilis," ujar Syamsi. (*)
Berita lainnya di Skimming ATM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-skimming-atm_20180810_165946.jpg)