Breaking News:

Berita Jembrana

Bupati Jembrana I Nengah Tamba Terima Anugerah Meritokrasi 2021

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menerima Penghargaan Anugerah Meritokrasi 2021 oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)

Pemkab Jembrana
Bupati Jembrana menerima penghargaan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa 7 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, Jembrana - Bupati Jembrana I Nengah Tamba menerima Penghargaan Anugerah Meritokrasi 2021 oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), bertempat di Surabaya, Jawa Timur, Selasa 7 Desember 2021.

Penghargaan oleh KASN sebagai apresiasi kepada instansi pemerintah yang berhasil menerapkan sistem merit dengan baik dan sangat baik.

Di tahun ini KASN menetapkan 45 instansi memperoleh penghargaan dengan kategori sangat baik dan 77 instansi dengan katagori baik.

Dalam anugerah ini Kabupaten Jembrana mendapatkan anugerah meritokrasi dalam kategori Baik bersama kabupaten Badung dan Klungkung.

Sementara Provinsi Bali mendapatkan anugerah dalam kategori sangat baik, meningkat dari tahun  lalu yang hanya mencapai katagori baik.

Baca juga: Bupati Tamba Lantik Asisten III Pemkab Jembrana Maharimbawa dan Kadis PUPR Sudiarta

Ketua KASN Agus Pramusinto mengatakan, keberhasilan instansi pemerintah dalam mencapai hasil penerapan sistem merit kategori baik dan sangat baik merupakan buah kerja keras dan komitmen seluruh jajaran di instansi pemerintah dalam memperbaiki manajemen ASN.

"Kami mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap seluruh instansi pemerintah yang yang telah berkomitmen untuk menerapkan sistem merit.

Serta ikut dalam penilaian penerapan sistem merit dan kami berharap pula agar prestasi kali ini menjadi pemicu untuk perbaikan yang berkelanjutan dalam manajemen ASN di instansi pemerintah,” paparnya, dari rilis yang diterima Tribun Bali.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat di lingkungan Pemkab Jembrana atas prestasi ini.

Untuk itu, harus dipertahankan kerja baik tersebut, dan ke depan harus lebih baik.

Ini adalah gambaran keterbukaan yang dilakukan, tidak ada lagi tahta dan warisan jabatan.

Semua harus terbuka untuk berkompetisi dengan seleksi kompetensi yang dibutuhkan pada jabatan masing-masing.

“Harus kita hindari pengaruh dan tekanan politik. Karena ini sangat berpengaruh untuk mendukung dan membantu kelancaran tugas-tugas Bupati," paparnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved