Berita Tabanan

Komplotan Teknisi Curi 8 Baterai Tower Provider di Tabanan, Beraksi di Bawah Pengaruh Alkohol

Empat tersangka kasus pencurian baterai tower dikeler Satreskrim Polres Tabanan, Kamis 9 Desember 2021.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Polres Tabanan saat menggelar perkara kasus pencurian baterai tower di Mapolres Tabanan, Kamis 9 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Empat tersangka kasus pencurian baterai tower dikeler Satreskrim Polres Tabanan, Kamis 9 Desember 2021.

Para tersangka ini melancarkan aksinya secara bersamaan di sebuah tower group bersama (TGB) milik XL di Banjar Yeh Bakung, Desa Lalalinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Bali.

Kemudian mereka berhasil diamankan Kecamatan Kraksan, Probolinggo, Jawa Timur.

Komplotan pencurian baterai tower ini ternyata beraksi di bawah pengaruh alkohol yakni arak Bali.

Berdasarkan data yang diperoleh, empat tersangka adalah Heru Baskoro (37), Ari Dwi Ariyanto (31), Ahmad Gozali (41) dan Robi Haryanto (32).

Baca juga: Eks Pejabat Kemenkeu Kabur Naik Ojol, Gede Urip Ditanya Soal Barang Kasus DID Tabanan TA 2018

Empat orang tersangka ini ternyata hanya melakukan pencurian baterai tower secara spontan. 

Menurut Wakapolres Tabanan, Kompol Doddy Monza menuturkan, kasus pencurian tersebut terungkap bermula dari laporan yang dilakukan Senin 22 November 2021.

Dari laporan yang dilakukan oleh Putu Suardana (42) tersebut, disampaikan bahwa pelapor sudah melihat gagang rak baterai dan juga penutup baterai tower tersebut berserakan di bawah.

Kemudian ketika membuka rak baterai tersebut, ternyata 8 buah baterai sudah raib digondol pelaku.

Dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian material senilai Rp18,4 Juta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved