Breaking News:

Jembrana

Jelang Penerapan Inmendagri Nataru, Polisi Sisir Pertokoan di Sepanjang Jalan Ngurah Rai Jembrana

Personel Polres Jembrana yang tergabung dalam Ops Aman Nusa Agung II sebanyak 10 orang, Sat Pol PP Jembrana sebanyak 10 orang, Personel Kodim 1617/

ist/humas polres
Penyisiran oleh anggota Mapolres Jembrana di pertokoan Jalan Ngurah Rai Jembrana, Selasa 14 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Petugas gabungan personel Operasi Aman Nusa II Polres Jembrana bersama dengan petugas Sat Pol PP melakukan penertiban kegiatan masyarakat dalam upaya penanganan Covid-19.

Hal ini, sesuai dengan Inmendagri No. 66 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3 & 2 Covid-19 di Wilayah Jawa-Bali yang berlaku mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 3 Januari 2021.

Dan juga diperkuat dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan PPKM Virus Corona Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Personel Polres Jembrana yang tergabung dalam Ops Aman Nusa Agung II sebanyak 10 orang, Sat Pol PP Jembrana sebanyak 10 orang, Personel Kodim 1617/Jembrana sebanyak 3 orang, dengan jumlah keseluruhan 23 orang personel.

Baca juga: Evaluasi Tenaga Kontrak Jembrana, IB Susrama: Kalau Dipangkas Itu Pelanggaran Perda APBD

23 personel menyisir pertokoan di sepanjang Jalan Ngurah Rai, Kecamatan Jembrana, Selasa 14 Desember 2021.

Penyisiran dimulai dari pukul 09.00 wita bertempat di Jalan Surapati, depan kantor Bupati Jembrana dilaksanakan Apel Kesiapan hingga melaksanakan pendisiplinan protokol Kesehatan dengan CB yaitu berupa imbauan secara humanis atau teguran simpatik.

Kapusdal Ops Aman Nusa Agung II, AKP I Putu Indra Yasa mengatakan pada pukul 09.10 wita dilanjutkan pelaksanaan kegiatan penertiban kegiatan masyarakat dengan sasaran pertokoan di sepanjang Jalan Ngurah Rai, Kecamatan Jembrana.

Adapun hasil yang diperoleh masih ditemukan masyarakat yang memakai masker tidak sesuai dengan ketentuan.

 Sehingga diberikan teguran simpatik dan diberitahukan tata cara memakai masker yang baik dan benar, serta masih ditemukan toko yang belum memasang barcode PeduliLindungi.

“Kami mengimbau agar segera memasang barcode PeduliLindungi,” ucapnya.

Menurut dia, bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan untuk membantu upaya pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah atau Kabupaten dalam menangani Covid-19.

Sehingga menekan angka penyebaran dan pandemi diharapkan akan segera berakhir.

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19,” bebernya. (*)

Artikel lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved