Breaking News:

Berita Tabanan

Target 1.000 Dosis Vaksinasi di Tabanan, BIN Bali dan Pemkab Tabanan Gencarkan Vaksin Door To Door

Satu persatu masyarakat mulai dari usia remaja hingga lansia silih berganti datang ke Gedung Ketut Maria Tabanan, Selasa 14 Desember 2021. 

Tribun Bali/Made Prasetya Aryawan
Kepala BIN Daerah (Kabinda) Bali, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol, Hadi Purnomo bersama Sekda Tabanan, I Gede Susila saat meninjau pepaksanan vaksinasi di Gedung I Ketut Maria Tabanan, Selasa 13 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Satu persatu masyarakat mulai dari usia remaja hingga lansia silih berganti datang ke Gedung Ketut Maria Tabanan, Selasa 14 Desember 2021. 

Mereka mengikuti kegiatan vaksinasi yang dilaksankaan oleh BIN Bali dengan Pemkab Tabanan dengan menyasar para masyarakat yang belum menerima vaksinasi sama sekali.

Total ada 13.600 dosis vaksin yang disediakan dan untuk Tabanan ditarget sebanyak 1.000 dosis.

Pelaksanaannya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat ini bertujuan untuk membantu pemerintah menuntaskan vaksinasi

Selain terpusat di Gedung Maria Tabanan, pihak petugas juga melaksanakan vaksinasi secara door to door ke rumah-rumah warga khususnya di wilayah Kecamatan Kediri.

Baca juga: Pemberian Vaksin Covid-19 Booster Bagi Nakes di Bali Hampir Rampung 100 Persen, Berikut Ini Datanya 

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai Hari Ini, Ketahui Syarat Hingga Jenis Vaksin yang Digunakan

Baca juga: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Dimulai Bulan Ini, 3,5 Juta Dosis Vaksin dari Covax Tiba di Indonesia

Ada tiga banjar yang disasar diantaranya Banjar Jaga Satru, Banjar Delod Puri dan Banjar Pande.

Kemudian pihak BIN Daerah Bali juga akan membantu pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun yang mulai dilaksanakan Rabu 15 Desember 2021. 

"Untuk tahap I sudah 95 persen dan tahap 2 sudah mencapai 88 persen. Sehingga dengan kekurangan 7 persen ini yang akan kita kejar. Dengan bantuan dari BIN Bali serta TNI dan Polri ini diharapkan nantinya bisa membantu menuntaskan vaksinasi di Tabanan ini," ungkap Sekda Tabanan, I Gede Susila didampingi Kadis Kesehatan Tabanan, dr Nyoman Susila, Selasa 14 Desember 2021. 

Dia melanjutkan, pentingnya kerjasama antara Pemkab Tabanan dengan instansi terkait termasuk BIN Daerah Bali ini untuk mempercepat ketercapaian vaksinasi di Tabanan.

Kemudian selain itu, pihaknya akan menyandingkan laporan dari daerah lain terkait adanya warga Tabanan yang sudah vaksinasi di daerah lain. 

"Selama ini hampir rata-rata sama capaiannya untuk vaksinasi tahap 2 tersebut. Itu karena ada beberapa kendala seperti salah satu warga mengaku saat vaksinasi tahap 1 kemarin terpapar Covid 19 sehingga harus menunggu waktu 3 bulan baru bisa divaksin," 

Disinggung mengenai target penuntasan proses vaksinasi mengingat pada Januari 2022 dudah dimulai untuk vaksinasi booster, mantan Kepala Dinas Pendidikan ini menyatakan target penuntasan masih terus dikejar dibantu dengan instansi lainnya. 

"Selain terpusat, kita juga sasar ke rumah-rumah warga atau door to door. Semua kalangan kita sasar termasuk untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang akan dimulai besok (Rabu) secara serentak dan berbasis sekolah," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Bali, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol, Hadi Purnomo menekankan, kegiatan ini merupakan upaya untuk membantu pemerintah mempercepat proses vaksinasi di Indonesia. Pihaknya memperoleh target sebanyak 13.600 dosis vaksinasi untuk di Provinsi Bali. 

Baca juga: Seseorang yang Belum Vaksin Covid-19 Dilarang Bepergian Jauh Saat Libur Nataru

Baca juga: Warga Belum Vaksin Covid-19 Dilarang Bepergian Jarak Jauh Saat Libur Natal Tahun Baru

Baca juga: WHO Menduga Negara-negara Kaya Mungkin Menimbun Vaksin Covid-19

"Hari ini kita sudah selesai atau hampir memenuhi target tersebut. Di Tabanan sendiri kita target 1.000 dosis untuk masyarakat. Sehingga mulai besok (Rabu) kita juga akan membantu pemerintah Provinsi Bali dan daerah untuk pelaksanaan vaksinasi usia 6-11 tahun," ujar Brigjen Hadi Purnomo didampingi Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra. 

Dia melanjutkan, selain melaksanakan vaksinasi secara terpusat di Gedung Maria ini, pihaknya juga melakukan vaksinasi door to door atau menyasar masyarakat langsung ke rumahnnya masing-masing.

Di Tabanan pihaknya menyasar warga di tiga banjar yang ada di Desa Kediri. Diantaranya Banjar Jaga Satru, Banjar Delod Puri dan juga Banjar Pande. 

"Kami juga menggencarkan dengan sistem door to door atau jemput bola bagi warga yang kesulitan mengakses lokasi vaksin," imbuhnya. 

Brigjen Pol Hadi Purnomo memastikan Tim Vaksinasi atau Tim medical inteligen BIN akan siap mendatangi warga yang tidak bisa vaksin karena akses yang sulit, terkendala transportasi dan jarak yang jauh, sehingga memastikan capaian vaksinasi bisa terpenuhi.

Vaksinasi dengan sistem door to door ini bertujuan untuk menjangkau penduduk pendatang yang belum tersentuh vaksin. Kata dia, vaksinasi ini menyasar dari berbagai kalangan masyarakat, baik yang mengantongi Katu Tanda Penduduk (KTP) Bali maupun luar Bali.

"Artinya kita mendorong seluruh pemerintah daerah juga untuk menuntaskan vaksinasi agar jangan sampai kadaluarsa karena jika sampai kadaluarsa tidak akan bisa digunakan. Sejauh ini kami masih belum mendapati pemerintah di Bali yang memiliki vaksin kadaluarsa tersebut," tegasnya. 

"Kami harap target kami di Tabanan bisa tercapai sehingga bisa membantu pemerintah daerah menuntaskan target vaksinasi ini. Mari bersama-sama untuk menuntaskan ini (program vaksinasi)," tandasnya.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved