Breaking News:

Berita Buleleng

Kejaksaan Negeri Buleleng Musnahkan Barang Bukti Sabu Dengan Total Capai 925.20 Gram Brutto

Kejaksaan Negeri Buleleng memusnahkan sejumlah barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht) pada Kamis, 16 Desember 2021. 

Ratu Ayu Astri Desiani
Kejari Buleleng saat memusnahkan sejumlah barang bukti yang berkekuatan hukum tetap, Kamis, 16 Desember 2021 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kejaksaan Negeri Buleleng memusnahkan sejumlah barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht) pada Kamis, 16 Desember 2021. 

Sebagian besar barang bukti yang dimusnakan berupa sabu-sabu dengan total berat mencapai 925.20 gram brutto.

Baca juga: Perbasasi Buleleng Gelar Kejuaraan Antar Club, Jaring Atlet Muda Untuk Persiapan Porjar dan Porprov

Baca juga: Yudi Mengaku Lega Anaknya Divaksin, Berharap PTM di Sekolah Buleleng Dilaksanakan Setiap Hari

Dari pantauan di lokasi, ratusan gram sabu-sabu itu dimusnahkan dengan cara dicampurkan dengan detergen, lalu diaduk dengan menggunakan mesin blender. 

Selain sabu juga terdapat sejumlah alat isap sabu dan ponsel yang disita dari kasus narkotika. 

Selain narkotika, juga ada beberapa barang bukti dari tujuh perkara tindak pidana perlindungan anak, yang juga dimusnahkan.

Barang buktinya diantaranya baju kaos warna-warni, celana pendek bercak putih, celana dalam warna hitam, miniset warna putih, dan selimut.

Serta ada beberapa barang bukti dari 27 perkara perjudian, pencurian, penipuan dan pemalsuan yanh turut dimusnahkan. 

Baca juga: Guna Meningkatkan Pendapatan, Perumda Bhukti Praja Sewakadarma Tambah 225 Titik Lahan Parkir

Baca juga: Siswi SMP Bersetubuh Dibayar Rp 50.000, Video Persetubuhan Warga Tejakula Buleleng Viral di WhatsApp

Baca juga: Daftar Makanan yang Bisa Menstabilkan Gula Darah dan Insulin, Ada Salad Sayur Hingga Ikan

Humas sekaligus Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Jayalantara mengatakan, dari sejumlah barang bukti yang dimusnakan, sebagian besar memang berasal dari perkara narkotika dengan total barang hampir mencapai satu kilogram.

Barang haram tersebut ungkap Jayalantara, berasal dari 20 perkara yang ditangani sejak awal 2021.

"Ada tangkapan terakhir yang membuat barang buktinya cukup banyak, mencapai 800 gram," ucapnya. 

Melihat barang bukti narkotika yang dimusnahkan cukup banyak, Jayalantara pun berharap polisi bekerjasama dengan BNNK Buleleng bisa menangkap bandar-bandarnya.

"Kasus narkotika di Buleleng sangat tinggi. Kami mensuport teman-teman di kepolisian ayo kita kejar bandar-bandarnya karena narkotika sangat merusak genari kita," tutupnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved