Breaking News:

Berita Klungkung

Realisasi Sudah 95 Persen, Proyek Penataan Perbatasan Klungkung Dengan Karangasem Dikebut

Salah satunya proyek penataan perbatasan Klungkung dengan Karangasem yang dianggarkan Rp1,7 miliar.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta  meninjau progres penataan perbatasan Klungkung dengan Karangasem di sekitar Pantai Blatung, Desa Pasinggahan, Kecamatan Dawan, Minggu, 19 Desember 2021 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Jelang akhir tahun, proyek fisik di Klungkung kian dikebut.

Salah satunya proyek penataan perbatasan Klungkung dengan Karangasem yang dianggarkan Rp1,7 miliar.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Anak Agung Putra Wedana meninjau progres penataan perbatasan Klungkung dengan Karangasem di sekitar Pantai Blatung, Desa Pasinggahan, Kecamatan Dawan, Minggu, 19 Desember 2021. 

Baca juga: Perbaikan Jalan Pasca Bencana Banjir Bandang di Nusa Penida Klungkung Diproritaskan pada Titik Vital

Baca juga: SWRO Ceningan Klungkung Telah Uji Coba, Bupati Suwirta: Kulitasnya Setara Air Minum Kemasan

Proyek penataan itu saat ini realisasinya sudah 95 persen.

Hanya saja Suwirta meminta rekanan untuk semakin menhkebut pekerjaan agar nantinya penataan itu bisa selesai tepat waktu.

"Selain kerja cepat, tetap jaga kwalitas agar apa yang dikerjakan sesuai dengan harapan bersama," ungkap Suwirta.

Menurutnya, pintu masuk Klungkung dari sisi timur harus menjadi beranda terdepan Kabupaten, bukan lagi menjadi halaman belakang.

Oleh karena itu, wajah perbatasan harus ditata lebih cantik.

Baca juga: PDIP Klungkung Salurkan Bantuan 7 Ton Beras untuk Korban Banjir Bandang Nusa Penida

Baca juga: Dandim Klungkung Serahkan Bantuan Jamban ke 5 Warga 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Anak Agung Putra Wedana mengatakan bahwa penataan perbatasan Klungkung dengan Karangasem ini bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp. 1.733.999.151.84

Nantinya dalam penataan tersebut, rencananya akan dibangun plaza pengunjung atau tempat terbuka untuk umum, gazebo, tempat stand kuliner, area parkir, toilet, termasuk pembangunan akses untuk melasti.

Tempat itu nanti juga akan dilengkapi dengan patung penari dan penabuh. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved