Breaking News:

Berita Klungkung

PDIP Klungkung Salurkan Bantuan 7 Ton Beras untuk Korban Banjir Bandang Nusa Penida

Pengurus DPC PDIP Klungkung bersama PAC PDIP Nusa Penida serta kader memberikan bantuan 7 ton beras kepada warga terdampak banjir bandang Nusa Penida

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Istimewa
Pengurus DPC PDIP Klungkung bersama PAC PDIP Nusa Penida serta kader memberikan bantuan 7 ton beras kepada warga terdampak banjir, Sabtu 18 Desember 2021.  

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Warga terdampak banjir bandang di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, sangat membutuhkan bantuan, pasca musibah yang mereka alami Senin 13 Desember 2021 lalu.

Merespons hal ini, pengurus DPC PDIP Klungkung bersama PAC PDIP Nusa Penida serta kader memberikan bantuan 7 ton beras kepada warga terdampak banjir, Sabtu 18 Desember 2021.

Ketua DPC PDIP Klungkung Anak Gde Anom mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk empati dari kader PDIP di Kabupaten Klungkung terhadap korban bencana banjir di Nusa Penida.

"Bantuan ini terkumpul secara spontan, karen kami peduli, berempati terhadap saudara-saudara kami di Nusa Penida yang terkena dampak banjir bandang," ujar Anak Agung Gde Anom, Sabtu 18 Desember 2021.

Bantuan diberikan kepada Desa Ped 1.5 ton, Desa Suana 1.5 ton,Desa Batunggul 1 ton.

Baca juga: DPC PDIP Klungkung Gelar Pasar Gotong-Royong Krama Bali, Arak Covid-19 Diserbu Pembeli

Desa Kutampi 0.8 ton, Desa Kutampi Kaler 0.8 ton, Desa Sakti 1ton,  dan Desa Toye Pakeh 0.4 ton. 

"Bantuan ini merupakan bagian upaya kami membangun kebersamaan dengan masyarakat.

PDIP peduli dengan musibah yang menimpa saudara kami di Nusa Penida," ujar Gung Anom.

Gung Anom menambahkan, hal tetsebut juga bagian dari tugas kader PDIP.

Yakni menumbuhkan semangat dan rela berkorban sebagai landasan memperjuangkan ideologi partai.

"Kami harus menyadari, tugas selaku kader partai adalah bekerja dan berjuang keras untuk kepentingan rakyat," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa wilayah di Nusa Penida diterjang banjir bandang, Senin 13 Desember 2021 dini hari.

Ada beberapa desa yang terdampak, yakni Desa Suana, Desa Kutampi Kaler, Desa Batununggul, Kampung Toya Pakeh, Desa Batumadeg, Desa Ped, dan Desa Sakti.

Selain merusak bangunan dan menghanyutkan harta benda warga, juga fasilitas umum seperti jalan, jembatan, hingga objek wisata rusak akibat bencana tersebut.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved