Tips Kesehatan
Kenali Gejala Awal Demensia Pada Lansia, Salah Satunya Sulit Berkonsentrasi
Demensia adalah istilah umum yang digunakan untuk berbagai kondisi yang mempengaruhi otak.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Demensia adalah istilah umum yang digunakan untuk berbagai kondisi yang mempengaruhi otak.
Gejala yang muncul sering kali termasuk kesulitan dengan memori, pemecahan masalah, bahasa, dan penilaian.
Sementara demensia sering kali menyerang lansia, kondisi ini merupakan penuaan yang tidak pernah diharapkan.
Baca juga: 5 Tips Menekan Risiko Demensia, Pikun yang Bisa Melanda Anak Muda
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa 5-8 persen orang berusia 60 atau lebih tua menderita demensia.
Mengenali gejala demensia dapat membantu lansia untuk melakukan beberapa tindakan preventif.
Gejala awal demensia pada lansia
Demensia mengacu pada sekelompok penyakit neurodegeneratif yang ditandai dengan penurunan kognitif yang parah.
Penurunan ini melibatkan kesulitan dengan memori, konsentrasi, komunikasi, dan membuat keputusan.
Seseorang mungkin juga mengalami perubahan suasana hati dan perilaku.
Demensia sering kali progresif, gejalanya biasanya ringan pada awalnya dan menjadi lebih parah dari waktu ke waktu.
Selama tahap awal demensia, gejalanya mungkin ringan dan mudah diabaikan.
Secara garis besar, beberapa gejala yang dapat terjadi sejak dini antara lain:
Memiliki masalah memori:
Seseorang mungkin mengalami masalah dengan memori jangka pendek dan berjuang untuk mengingat apa yang baru saja ia lakukan.
Kesulitan berkonsentrasi:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasimenderita-demensia-tips-kesehatan.jpg)