Breaking News:

Berita Klungkung

Warga Dari dan Menuju Nusa Penida Klungkung Wajib Tunjukkan Bukti Vaksinasi Dosis Kedua

Camat Nusa Penida I Komang Widyasa Putra menjelaskan, ketentuan itu dibuat karena masih relatif rendahnya capaian vaksinasi di Kecamatan Nusa Penida

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Vaksinasi Covid-19 di Desa Kutampi Kaler Nusa Penida belum lama ini. Cakupan vaksinasi Covid-19 di Klungkung masih rendah, sehingga warga yang hendak menuju dan dari Nusa Penida diharapkan dapat menujukan sertifikat vaksinasi dosis kedua. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Cakupan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Nusa Penida sampai saat ini masih 63 persen.

Persentase ini jauh lebih rendah dari cakupan vaksinasi dosis pertama yang mencapai 83 persen.

Kondisi ini membuat camat membuat ketentuan, diantaranya mewajibkan setiap warga yang akan menyeberang dari dan menuju Nusa Penida untuk menunjukkan bukti vaksinasi dosis kedua.

Camat Nusa Penida I Komang Widyasa Putra menjelaskan, ketentuan itu dibuat karena masih relatif rendahnya capaian vaksinasi di Kecamatan Nusa Penida.

Baca juga: Masalah APBDes Desa Tusan Klungkung Meluas, Perbekel Laporkan Bendahara ke Polisi 

Serta kawasan Nusa Penida sebagai kawasan pariwisata, dengan mobilitas keluar masuk wisatawan cukup tinggi yang membuat perlunya kekebalan kelompok untuk antisipasi penyebaran Covid-19.

" Nanti kami lakukan berupa penertiban calon penumpang, dan itupun sifatnya secara sidak atau sewaktu-waktu.

Sementara kami lakukan ketika warga akan menyeberang dari Nusa Penida atau saat hendak ke Bali daratan agar  bisa menunjukan sudah vaksin dosis kedua," ungkap Komang Widyasa Putra, Selasa (21/12/2021).

Pada saat sidak tersebut, nantinya pihak kecamatan akan melibatkan tim vaksinator.

Sehingga bagi warga yang kedapatan belum menjalani vansinasi dosis kedua, akan langsung divaksin di tempat.

Sementara ketentuan lainnya, warga yang akan mendapatkan pelayanan di Kantor Camat Nusa Penida juga wajib menunjukan bukti vaksinasi dosis kedua.

 Jika tidak bisa menujukan bukti vaksinasi dosis kedua itu, pelayanan akan ditunda.

" Ketentuan ini akan dimulai Jumat, 24 Desember 2021.

Surat terkait ketentuan ini sudah dikirim ke masing-masing desa untuk disosialisasikan ke warganya," ungkap Komang Widiyasa Putra. (*)

Artikel lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved