Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kesehatan

Penderita Penyakit Ginjal Batasi Konsumsi Makanan yang Mengandung Kalium, Ini Daftarnya

Hal ini disebabkan, ginjal mereka tidak dapat memproses kalium secara baik sehingga menyebabkan kalium dapat menumpuk di dalam darah

Editor: Wema Satya Dinata
Gambar oleh heecehil dari Pixabay
Foto ilustrasi kacang-kacangan 

TRIBUN-BALI.COM - Orang yang menderita penyakit ginjal kronis perlu membatasi jumlah kalium yang mereka konsumsi.

Hal ini disebabkan, ginjal mereka tidak dapat memproses kalium secara baik sehingga menyebabkan kalium bisa menumpuk di dalam darah.

Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati penyakit ginjal juga dapat meningkatkan kadar kalium.

Salah satu cara terbaik untuk mengelola kadar kalium adalah dengan membuat perubahan pola makan.

Baca juga: Kenali 5 Gejala Batu Ginjal, Sakit di Pangkal Paha Salah Satunya

Penderita penyakit ginjal harus menghindari beberapa jenis makanan tinggi kalium.

Lalu, makanan apa saja yang perlu dihindari karena tinggi kalium? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari Medical News Today.

Makanan tinggi kalium yang harus dihindari

Orang dengan penyakit ginjal kronis atau CKD harus menghindari atau membatasi makanan yang tinggi kalium.

Kadar kalium yang tinggi dapat menyebabkan gejala serius, termasuk detak jantung tidak teratur dan kram otot.

Seorang dokter atau ahli diet dapat membantu menjelaskan jumlah kalium yang tepat dikonsumsi penderita penyakit ginjal.

Beberapa makanan tinggi kalium yang harus dibatasi atau dihindari oleh penderita CKD meliputi:

-kacang-kacangan dan polong-polongan

-kentang

-pisang

-sebagian besar produk susu

Baca juga: Benjolan Pada Ginjal karena Kista, Gejalanya Mulai dari Demam Hingga Perut Bengkak

-alpukat

-makanan asin

-makanan cepat saji

-daging olahan, seperti daging makan siang dan hot dog

-dedak dan biji-bijian

-bayam

-melon

-tomat

-jus sayuran

Pembatasan diet dapat membantu mencegah kerusakan lebih lanjut pada ginjal penderita penyakit ginjal.

Makanan rendah kalium yang bisa dikonsumsi

Makanan rendah kalium adalah pilihan yang lebih aman bagi penderita penyakit ginjal.

Baca juga: Apakah Benar Minum Air Putih Bisa Sehatkan Ginjal? Ini Penjelasan Ahli

Menurut American Kidney Foundation, penderita penyakit ginjal hanya boleh mendapat asupan kalium sebanyak tidak lebih dari 2.000 mg per hari.

Makanan rendah kalium meliputi:

-apel, jus apel, dan saus apel

-kebanyakan beri, termasuk blackberry, blueberry , stroberi, dan raspberry

-anggur dan jus anggur

-nanas dan jus nanas

-semangka

-asparagus

-Brokoli

-wortel

-kubis

-mentimun

-nasi putih, mie, dan roti (bukan gandum utuh)

-zucchini dan labu kuning

Namun, konsumsi makanan tersebut juga perlu dibatasi.

Untuk jumlah asupannya, biasanya dokter atau ahli gizi akan memberikan saran terbaiknya.

Selain itu, perlu dicatat bahwa seorang penderita penyakit ginjal tidak boleh menghindari kalium sama sekali.

Hal ini disebabkan, kalium merupakan nutrisi penting yang membantu mengelola banyak fungsi tubuh.

Kalium memiliki banyak peran penting dalam tubuh, antara lain:

- membantu otot berkontraksi

-menjaga keseimbangan elektrolit

-mengatur tekanan darah

-menjaga jantung berfungsi dengan benar

-membantu pembuangan sampah

-mempromosikan pertumbuhan sel dan kesehatan

-mengantarkan oksigen ke otak

-menstabilkan proses metabolisme

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "13 Makanan Tinggi Kalium yang Harus Dihindari Pasien Penyakit Ginjal",

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved