Breaking News:

Berita Karangasem

Longsor Tutup Akses Jalan Karangasem-Klungkung

Hujan deras yang menguyur Karangasem mengakibatkan tanah longsor di Jalan Raya Klungkung - Karangasem, tepatnya di Sang Hyang Ambu, Bugbug.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
ist
Bencana longsor terjadi di Jalan Sang Hyang Ambu, Desa Bugbug, Kec. Karangasem , Jumat (31/12) sore hari. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA  - Hujan deras yang menguyur Karangasem mengakibatkan tanah longsor di Jalan Raya Klungkung - Karangasem, tepatnya di Sang Hyang Ambu, Bugbug, Kecamatan  Karangasem, Jumat  (31/12) sore hari.

Akibatnya akses jalan raya tertutup beberapa jam.

Informasi dilapangan, longsor yang terjadi di Jalan Sang Hyang Ambu terjadi secara tiba - tiba.

Mungkin dikarenakan hujan yang cukup deras, sehingga  tanah di lokasi labil.

Tidak ada korban jiwa maupun luka. Hanya senderan dipinggir jalan, dan akses jalan raya tertutup beberapa jam.

Baca juga: Kasus Lakalantas di 2021 Menurun, PPKM Level IV Efektif Bantu Tekan Angka Kecelakaaan

Baca juga: INILAH Penyebab Mengapa Orang Terpapar Omicron Tak Bergejala

Baca juga: RAMALAN ZODIAK Kesehatan Sabtu 1 Januari 2022, Scorpio Sakit Kaki dan Stres, Aries Nyeri Bahu

Sekretaris BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, longsor mengakibatkan jalan raya macet hingga beberapa meter. 

Warga yang akan melintas atau melewati jalan Shanghyang Ambu diharapkan berhati - hati.

Mengingat saat ini longsor menutupi  akses jalan raya.

"Untuk sementara waktu dan demi keselamatan diharapkan  untuk mencari jalan alternatif. Kita sedang koordinasikan dengan petugas Balai Jalan Nasional," kata IB Ketut Arimbawa, mantan Kabid Damkar Kab. Karangasem. Untuk pembersihan akan dilakukan petugas damkar.

Pihaknya menghimbau warga untuk tetap waspada dan hati - hati.

Mengingat cuaca di Karangasem  anomali, berubah - ubah.

Warga diminta agar menjauhi tebing serta pohon saat turun hujan.

Tujuannya unntuk mengantisipasi hal tak diinginkan. Seperti bencana tanah longsor

Ditambahkan, seesuai  pemetaan BPBD, dari 78 Desa / Kelurahaan di Kab. Karangasem, sekitar 50 desa berpotensi mengalami bencana tanah longsor saat hujan.

Daerah yang  berpotensi terjadi longsor tersebar di 8 Kecamatan. Seperti Kec. Rendang, Sidemen, serta Kecamatana Bebandem.

Untuk Kecamatan Sideman, daerah yang berpotensi longsor sebanyak 9 desa.

Baca juga: 20 Sekolah Terdampak Gempa di Karangasem Dapat Bantuan Dari Kemendikbud

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru 2022, Kirim untuk Keluarga, Teman Dekat, dan Orang Tersayang

Baca juga: DAFTAR 7 Perwira Tinggi AD yang Digeser oleh Jenderal Dudung Abdurachman, Ada 2 Pangdam 

Seperti Desa Lokasari, Desa  Wismakerta, Desa Tri Eka Buana, Desa Telagatawang, Desa  Sinduwati,  Talibeng, Tangkup, Kerta Buana dan Sidemen.

Semua daerah ini berdekatan dengan dataran tinggi serta bebukitan.

Kecamatan  Selat hampir semua daerah berpotensi longsor.

Abang hanya 7 daerah berpotensi  longsor. Untuk Kec. Bebandem, hanya beberapa desa  seering terjadi longsor. Kec. Rendang ada 5 Desa.

Dan untuk Kecamatan Kubu hanya 4 desa yang berpotensi mengalami bencana alam tanah longsor.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved