Breaking News:

Berita Karangasem

20 Sekolah Terdampak Gempa di Karangasem Dapat Bantuan Dari Kemendikbud

Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga (Disdikpora) Karangasem mendapat bantuan rehabilitasi gedung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbu

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
Karangasem Tunda Pembelajaran Tatap Muka (Ilustrasi) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga (Disdikpora) Karangasem mendapat bantuan rehabilitasi gedung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Bantuan ini diprioritaskan untuk sekolah yang terdampak gempa di Ban.

Kepala Disdikpora Karangasem, Wayan Sutrisna, menjelaskaan,  bantuan diberikan kepada sekolah yang mengalami kerusakan parah akibat gempa.

Seperti di Pempatan,  Kecamatan Rendang, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, dan di Desa Ban, Kec.  Kubu, Kaarangasem.

"Ada 20 sekolah yang mendapat bantuan rehabilitasi bangunan sekolah yang  rusak akibat bencana dari Kemendikbud. Yakni 18 sekolah dasar, dan sisanya taman kanak - kanak," ungkap I Wayan Sutrisna, Jumat (31/ 12/ 2021) siang haari.

Baca juga: Tahun 2022, BNN Provinsi Bali Tingkatkan Upaya Pencegahan & Rehabilitasi Kasus Narkoba

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru 2022, Kirim untuk Keluarga, Teman Dekat, dan Orang Tersayang

Baca juga: Akhir Tahun Masih Ditemukan Pelanggar Prokes dan Gepeng di Jalanan Kota Denpasar

Nominal bantuan yang diberikan bervariatif, tergantung  volume kerusakan.

Dari 20 sekolah yang dapat bantuan, sekitar 19 sekolah dapat Rp 17 juta, sedangkan 1 sekolah mendapat Rp 50 juta.

Untuk sekolah yang mngalami  kerusakan ringan bisa menggunakan dana BOS untuk perbaikan.

"Bantuan sudah cair dan ditransfer ke rekening sekolah. Petugas dari Kemendikbud telah mengecek perbaikan di masing - masing sekolah. Proses perbaikan sudah  berjalan. Kemungkinan sudah tuntas," akui Sutrisna.

Ditambahkan, untuk sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam akan diusulkan kembali ke Kemendikbud.

Seperti bangunan tertimpa pohon, banjir, dan lainnya.

Pihaknya berharap bisa segera di respon, sehingga segera dilakukan perbaikan oleh sekolah bersangkutan.

Untuk diketahui, sebanyak 38 sekolah di  Karangasem mengalami kerusakan setelah diguncang gempa bumi berkekuatan 4.8 SR.

Kerusakan seekolah bervariatif. Tersebar dibeberapa Kecamatan di Karangasem.

Seperti Kecamatan Kubu, Kecamataan Rendang, dan Kecamatan Bebandem.

Sesuai data dari Disdikpora Karangasem, I Wayan  Sutrisna, mengatakan,  sekolah yang terdampak meliputi sekolah dasar serta menengah pertama.

Baca juga: Berkaca dari Kebakaran Lapas Tangerang, Menkumham Coba Efektifitas Botol Penyelamat Korban Kebakaran

Baca juga: Malam Tahun Baru, Polda Bali Kerahkan 12000 Personel & Siapkan Rekayasa Lalin di Kawasan Pantai Kuta

Baca juga: Regulasi Pemain Sepakbola yang Ingin Perkuat Timnas China: Tidak Boleh Bertato

Rinciannya yakni 2 unit Taman Kanak (TK), 30 SD Negeri, 7  Sekolah  Menangah Pertama, sedangkan 1 sekolh menengah berstatus swasta.

"Kerusakan yang terjadi pada bangunan sekolah bervariatif. Genteng jatuh  hingga pecah, dinding bangunanya retak, serta plafon bangunan lepas terjatuh,"imbuh I Wayan Sutrisna, mantan Kepala Dinas Perdagangan.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved