Breaking News:

Berita Bali

Laporan Artis Ivanka Terhambat Terlapor Sakit, Kasus Penipuan Properti di Bali

Kasus dugaan penipuan jual beli properti di Bali dengan korban artis sinetron Ikatan Cinta Ivanka Suwandi masih bergulir

ivanka.suwandi
Ivanka Suwandi, Pemain Sinetron Ikatan Cinta yang Jadi Korban Mafia Property di Bali - Laporan Artis Ivanka Terhambat Terlapor Sakit, Kasus Penipuan Properti di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus dugaan penipuan jual beli properti di Bali dengan korban artis sinetron Ikatan Cinta Ivanka Suwandi masih bergulir di Polda Bali, terlapor berinisal R kini belum resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Padahal kasus ini dilaporkan korban sejak hampir tiga tahun lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Surawan menerangkan, kendala yang dihadapi kepolisian saat ini terlapor masih dalam kondisi sakit sehingga menghambat pemeriksaan penyidik terhadap terlapor.

"Terlapor masih dalam kondisi sakit. Jadi belum bisa diminta keterangan oleh penyidik," kata Kombes Pol Surawan tanpa merinci jenis penyakit terlapor, saat dikonfirmasi Tribun Bali, Sabtu 8 Januari 2022.

Baca juga: UPDATE Kasus Laporan Artis Ikatan Cinta Ivanka Suwandi di Polda Bali Terhambat Terlapor R yang Sakit

Senada, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi juga masih belum bisa dimintai banyak keterangan, pihaknya baru akan memberikan update perkembangan kasus ini setelah penyidik mendapatkan keterangan dari terlapor R yang tidak dipastikan waktunya.

"Nanti kalau ada perkembangan penanganan kasusnya akan disampaikan kemudian karena data yang diberikan oleh penyidik hanya ini yang baru bisa disampaikan," paparnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Bali telah memanggil dan memeriksa tujuh orang saksi termasuk artis sinetron Ikatan Cinta, Ivanka Suwandi yang menjadi korban dugaan kasus penipuan jual beli properti.

Polda Bali menerima laporan Ivanka Suwandi dengan register surat nomor LP/446/XI/2019/BALI/SPKT, tertanggal 13 November 2019 dengan terlapor R.Terhitung pada 4 Desember 2019 penyidik Polda Bali menaikkan status penyelidikan ke penyidikan.

"Ada 7 orang saksi yang dipanggil dan diperiksa penyidik dalam kasus ini, Ivanka Suwandi sebagai korban, THS developer, Notaris TD, Notaris NWS, IS pembeli tanah, IWR orang yang membeli tanah dari IS, dan terlapor R yang baru bisa dilakukan pemeriksaan karena sakit. Notaris NWS yang membuat Akta Jual Beli dari PT BKU menjadi atas nama IS," papar Syamsi.

Kabid Humas Polda Bali menerangkan, Polda Bali sempat terkendala dalam penyidikan karena terlapor R mengalami sakit keras dan diopname di RSUP Sanglah Denpasar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved