Breaking News:

Berita Klungkung

Kelian Banjar Juga Diusulkan Dapat Insentif dari Gubernur Bali, Begini Alasan MDA Klungkung

Pemerintah Provinsi Bali membuat kebijakan dengan memberi insentif kepada perbekel dan bendesa adat se-Bali.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bendesa Madya MDA Kabupaten Klungkung, Dewa Made Tirta. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemerintah Provinsi Bali membuat kebijakan dengan memberi insentif kepada perbekel dan bendesa adat se-Bali.

Khususnya bendesa adat, mendapatkan insentif Rp 2,5 juta per bulan.

Diharapkan kedepan insentif tersebut bisa dirasakan hingga ke kelian banjar.

Bendesa Madya Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung, Dewa Made Tirta menjelaskan, selama ini beban tugas dari kelian banjar juga cukup besar.

Selain mengurus administrasi, seorang kelian adat juga mengurus urusan adat hingga mengatur krama (warga) di desa.

"Kewajiban klian banjar yang secara langsung bersentuhan dengan krama banjarnya memiliki tugas yang luar biasa bebannya.

Jika tugas itu tidak diimbangi dengan penghargaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sudah barang tentu tidak bisa melaksanakan tugas dengan semestinya.

Karena harus lebih fokus mencari kerja untuk memenuhi kebutuhannya," kata Dewa Tirta.

Baca juga: MDA Klungkung Usul Klian Banjar Juga Tersentuh Insentif

Baca juga: Ketut Tiasih Kaget Dengar Suara Gemuruh, Bale Dangin Rata dengan Tanah di Desa Bakas Klungkung

Baca juga: PROMO Superindo Selasa 11 Januari 2022, Sania Minyak Goreng Rp35.900, Kimbo Sosis Sapi Diskon 50% 

Dengan beban kerja seperti itu, diharapkan insentif dari Pemrov Bali ini, juga bisa sampai ke para kelian banjar adat.

Hal serupa diungkapkan anggota DPRD Provinsi Bali dapil Kabupaten Klungkung I Ketut Juliarta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved