Breaking News:

Berita Bangli

Rangkaian Peresmian Alun-alun Bangli, Bupati Bangli dan Wakil Bupati Bangli Ikut Donor Darah.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar melaksanakan kegiatan donor darah di alun-alun Kota Bangli, Jumat 14

Tribun Bali/Fredey Mercury
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat melakukan donor darah dalam serangkaian launching alun-alun kota Bangli. Jumat (14/1) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar melaksanakan kegiatan donor darah di alun-alun Kota Bangli, Jumat 14 Januari 2022.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara pembukaan dan peresmian Alun-alun Kota Bangli.

Gerakan donor darah yang  diselenggarakan oleh panitia launching alun-alun Bangli 'Rise Of Bangli' ini, juga dirangkaikan dengan kegiatan olahraga bersama, yang diikuti oleh Pimpinan OPD Kabupaten Bangli, beserta ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli.

Ketua Panitia Rise Of Bangli I Wayan Wahyu Permana mengungkapkan, kegiatan ini bekerjasama dengan PMI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli.

Tujuan utama gerakan donor darah adalah untuk pemenuhan kebutuhan darah yang dibutuhkan oleh masyarakat Bangli. 

Sementara itu, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar mendorong masyarakat agar sadar untuk donor darah.

Baca juga: Parpol di Gianyar Gelar Donor darah di KPU, Darah Terkumpul 23 Kantong

Baca juga: Kunker di Jembrana, Uli Simanjuntak Cek Kondisi TK dan Ajak Para Istri Tentara Donor Darah

Baca juga: Hal-Hal Baik Berdatangan, Ramalan Shio Besok Sabtu 15 Januari 2022, Kuda Bisa Saja Kehilangan Teman

"Tadi kebetulan, karena saya golongan darah AB, oleh pengambil darah disampaikan bahwa PMI menerima permintaan darah AB. Karena golongan darah AB ini tergolong langka. Mudah-mudahan dengan donor darah, kami bisa menyelamatkan seseorang, bisa menyembuhkan seseorang yang membutuhkan darah ini," ungkapnya.

Diar mengatakan, sesuai jadwal gerakan donor darah hanya dilaksanakan hari ini, karena berkaitan dengan launching alun-alun Kota Bangli.

Namun kedepan, imbuhnya, mungkin bisa dibuatkan program oleh Ka Markas PMI Bangli, agar gerakan donor darah ini bisa diadakan dua bulan sekali. 

"Kalau di PMI, gerakan donor darah itu sudah berjalan di desa-desa, mencari para relawan untuk selanjutnya dicatatkan di tiap desanya masing-masing. Sehingga di kemudian hari, kebutuhan darah bisa langsung dicarikan dari relawan yang ada di desa setempat. Contoh di desa saya, Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, kita punya relawan 50 orang. Begitu ada seseorang membutuhkan golongan darah tertentu, maka tinggal dipanggil saja pemilik darah itu. Karena sudah dicatat namanya, golongan darahnya apa, dan sebagainya. Ini sedang dilakukan dan akan di schedule oleh Ka Markas PMI Bangli dalam rangka mencari relawan desa," jelas Diar yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved