Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Kenali Gejala Penyakit Kelenjar Getah Bening, Salah Satunya Berkeringat pada Malam Hari

Kanker yang diawali pembengkakan kelenjar getah bening ini menyerang kelenjar getah bening yang tersebar hampir di seluruh tubuh.

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
Hudson, Bernard/Wikimedia Commons
Benjolan di leher 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pernah mendengar penyakit kelenjar getah bening Tribunners?

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja.

Kanker kelenjar getah bening kini menjadi salah satu penyakit mematikan jika tidak diobati sejak dini.

Kanker yang diawali pembengkakan kelenjar getah bening ini menyerang kelenjar getah bening yang tersebar hampir di seluruh tubuh.

Sesungguhnya, sistem limfatik atau getah bening yang tersebar di seluruh tubuh berperan dalam sistem kekebalan atau imunitas.

Baca juga: Ciri-ciri Kanker Paru-paru Stadium 2, Sel Kanker Telah Menyebar ke Kelenjar Getah Bening

Baca juga: Benjolan Kelenjar Getah Bening Setelah Vaksin Covid-19, Ini yang Terjadi 

Namun saat sel limfosit (sel darah putih) di dalamnya berkembang tidak normal, kondisi ini bisa menjadi kanker yaitu kanker getah bening atau limfoma.

Lalu apa saja gejala atau ciri Kanker Kelenjar Getah Bening?

Limfoma atau kanker getah bening memiliki puluhan tipe atau jenis, yang dikelompokkan ke dalam dua kategori besar, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin.

Setiap jenis limfoma bisa menimbulkan gejala atau ciri-ciri yang berbeda.

Bahkan, beberapa jenis kanker kelenjar getah bening mungkin tidak menimbulkan ciri-ciri pada penderitanya, terutama pada stadium limfoma 1 atau awal.

Namun, secara umum, gejala dan ciri-ciri kanker kelenjar getah bening yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:

1. Pembengkakan di kelenjar getah bening

Limfoma atau kanker getah bening merupakan jenis kanker darah yang berkembang di sistem limfatik.

Sistem limfatik ini tersebar di seluruh tubuh yang meliputi kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang belakang, dan kelenjar timus.

Ketika terjadi limfoma, sel limfosit yang abnormal berkembang dan menumpuk di kelenjar getah bening.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved