Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Tak Disangka, Makanan Ini Ternyata Bisa Jadi Pemicu Kanker Otak

Penyakit Kanker Otak adalah kondisi ketika tumor ganas tumbuh dan menyerang saraf otak.

Tayang:
Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
kompas.com
Ilustrasi 

Seperti halnya makanan lain yang dibakar, sate merupakan salah satu pemicu kanker.

Semua itu karena beberapa zat berbahaya dan mematikan berupa hidrokarbon aromatik polisiklik dilapotkan memiliki efek karsinogenik, atau memicu kanker.

Nah, hidrokarbon di atas banyak ditemukan pada makanan yang diasap dan dibakar.

Selain makanan di atas, hidrokarbon aromatik polisiklik bisa didapatkan dari asap rokok, asap kebakaran, dan sumber asap lainnya.

Berbagai riset telah banyak membuktikan, hidrokarbon aromatik polisiklik itu dapat memicu kanker otak.

Tidak hanya kanker otak, zat itu juga dapat memicu kanker lambung, kandung kemih, kulit, dan berbagai kanker berbahaya lainnya.

2. Alkohol

Ada banyak penelitian yang mengungkapkan, alkohol dapat memicu berbagai kanker ganas dan berbahaya.

Dilansir kompas.com, dalam sebuah studi, alkohol disebut sebagai penyebab pertumbuhan 7 jenis kanker, seperti kanker orofaring (bagian tenggorokan), laring, esofagus, hati, usus besar, rektum, dan payudara.

Para peneliti menemukan bahwa alkohol merusak DNA sel induk yang bertanggung jawab untuk memproduksi darah baru.

Penelitian terhadap tikus inilah yang kemudian dapat menjelaskan hubungan antara minum alkohol dan kanker.

Baca juga: Dahsyat! Ini Manfaat Bawang Putih yang Jarang Diketahui, Bisa Turunkan Risiko Kanker

Baca juga: Wanita Wajib Tahu! Gejala Kanker Usus Besar Ternyata Mirip Nyeri Haid

3. Makanan yang berjamur

Dilansir kompas.com, dalam kasus yang jarang terjadi, beberapa jamur pada makanan dapat menghasilkan racun yang dapat membuat kamu sakit, bahkan salah satu racun telah dikaitkan dengan kanker hati.

Aflatoksin merupakan metabolit dari beberapa jenis jamur, salah satunya Aspergillus flavus.

Jamur ini dapat menjadi parasit pada kacang, pohon kacang, dan biji-bijian.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved