Berita Denpasar

Kecelakaan Maut di Gatsu Barat Tewaskan Satu Orang, Polisi Konfirmasi Hal Ini

Update: Tabrakan di Simpang Gatsu Barat-Gunung Catur Denpasar, Satu Orang Meninggal Dunia

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Harun Ar Rasyid
Dok. BPBD Denpasar
KRONOLOGI Kecelakaan Maut di Gatsu Barat Denpasar: Satu Tewas, Penumpang Pikap Terkena Pecahan Kaca 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Barat, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali diduga kurang berhati-hati.

Kejadian yang terjadi pada Senin 31 Januari 2022 sekitar pukul 23.15 wita, terjadi tepat dipersimpangan Jalan Gatsu Barat-Gunung Catur sebelah GBM Gatsu atau seberang Gerai Indosat.

Menurut Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Ni Putu Utariani melalui Kasi Humas Iptu I Ketut Sukadi saat dikonfirmasi terpisah membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, kejadiannya terjadi pada semalam. Kecelakaan melibatkan mobil pickup dan motor," ujar Iptu I Ketut Sukadi, Selasa 1 Februari 2022.

Dalam keterangan petugas kepolisian, kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam berplat DK 5513 ACZ milik I Made LS (Leo Sudiarta) berusia 25 tahun.

Sedangkan mobil pickup Suzuki Carry warna hitam berplat DK 8053 IM dikemudikan Gede W (Warnaja) berusia 24 tahun

Saat sebelum kejadian, diketahui I Made LS asal Banjar Kuanji, Sempidi, Mengwi, Badung mengendarai sepeda motor bersama seorang pria yang diduga ayahnya yakni I Putu DW (Dedy Widyantara) berusia 49 tahun.

Bergerak dari arah barat menuju ke arah timur, sedangkan mobil pickup yang dikemudikan Gede W bersama Ni Ketut M (Muliati) berusia 49 tahun dan satu anaknya.

Melintas dari arah timur menuju ke arah utara menuju ke Jalan Gunung Catur, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

Namun saat di persimpangan Jalan Gatsu Barat-Gunung Catur, tabrakan tidak dapat terhindarkan, mobil pickup dan motor Scoopy saling menghatam hingga membuat kerusakan parah.

Parahnya, I Made LS yang melaju kencang dan tidak memakai helm membentur keras bagian depan mobil hingga mengakibatkan luka-luka pada kepala dan meninggal di TKP.

I Putu DW yang dibonceng korban mengalami luka robek pada kaki kanan, hidung dan lutut luka-luka hingga dibawa menuju ke RSUP Sanglah.

Sementara Gede W, sopir pickup tidak mengalami luka-luka, namun Ni Ketut M alami luka-luka pada wajah, paha kanan yang lecet dan terkena pecahan kaca mobil hingga dibawa ke RSUD Wangaya Denpasar.

"Untuk korban meninggal ada satu orang, sedangkan lainnya alami luka ringan dan berat. Kasusnya sudah ditangani, barang bukti sudah dibawa ke Polresta Denpasar," tambahnya.

Mengenai kejadian laka lantas tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Masih pemeriksaan lebih lanjut. Diduga kurang berhati-hati saat berkendara," pungkas Iptu I Ketut Sukadi kepada Tribun Bali.

Baca juga: Hilang Dua Hari, Seorang Lansia di Gianyar Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai

Baca juga: 4 Arti Mimpi Terbang, Melambangkan Badai hingga Pertanda Ketidakpastian dan Kesakitan

Baca juga: Guru Mangku Hipno: Hidup Mati Bertautan dengan Karma

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved