Berita Denpasar

Dinsos Denpasar Siapkan 800 Paket Sembako untuk Warga yang Isolasi Mandiri

Untuk warga yang menjalani isolasi mandiri (Isoman), Dinas Sosial Kota Denpasar menyiapkan 800 paket sembako.

Dinas Sosial Kota Denpasar
Penyaluran paket sembako bagi warga yang menjalani isoman di Kota Denpasar beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk warga yang menjalani isolasi mandiri (Isoman), Dinas Sosial Kota Denpasar menyiapkan 800 paket sembako.

Paket sembako ini dibagi menjadi dua yakni untuk yang ber-KTP Denpasar dan ber-KTP luar Denpasar.

Khusus untuk yang ber-KTP Denpasar disiapkan sebanyak 500 paket sembako.

Penyediaan paket sembako tersebut dari Anggaran Bantuan Tak Terduga (BTT) 2021 yang masih tersisa.

Baca juga: Sempat Naik Hingga 50 Persen, Tingkat Hunian Hotel di Kota Denpasar Kini Anjlok Hingga 15 Persen

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laksmi Saraswati saat diwawancarai, Kamis 3 Februari 2022.

“Untuk 500 paket sembako tersebut khusus akan diberikan kepada warga yang memang ber-KTP Denpasar dan khusus yang melakukan isoman,” kata Laksmi.

Mereka yang ingin mendapatkan sembako tersebut harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan dan diajukan oleh kepala desa/lurah.

Di mana, warga yang sudah mengalami positif Covid-19 mengajukan kepada kepala desa/lurah untuk mendapatkan layanan sembako.

Baca juga: Dalam 5 Hari Kasus Positif Naik 300 Persen, Pemkot Denpasar Akan Hentikan PTM di Kota Denpasar

Nantinya, kepala desa/lurah akan mengajukan permohonan sembako kepada Dinsos untuk warganya yang menjalani isoman dengan syarat melengkapi surat keterangan Positif Covid-19, Kartu Keluarga, dan KTP.

Sementara itu, untuk Isoman ber-KTP non Denpasar, Dinsos menyiapkan sebanyak 300 paket sembako.

“300 sembako ini merupakan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR),” katanya.

Bagi mereka yang non-KTP Denpasar untuk mendapatkan sembako mereka juga harus melengkapi beberapa persyaratan yakni wajib melapor ke kepala desa/lurah tempat mereka tinggal.

Setelah melapor, warga yang isoman harus memenuhi data berupa surat keterangan Positif Covid-19, surat keterangan tempat melaksanakan isoman yang dikeluarkan kepala desa/lurahan, kartu keluarga dan KTP, serta Kitas bagi warga ekspatriat.

Baca juga: Seorang Guru di SMPN 1 Denpasar Positif Covid-19, Tracing & Testing Mulai Dilakukan Hari Ini

Semua persyaratan tersebut nantinya akan diajukan oleh kepala desa/lurah setempat.

“Kalau sudah syaratnya lengkap langsung kami berikan. Kami stand by setiap hari, tetapi karena kepala desa/lurah selama ini menggunakan jam kerja, Sabtu dan Minggu jarang ada pengajuan. Tetapi kami tetap melayani setiap hari,” katanya.

Dari tanggal 28 Januari 2022 hingga saat ini, pihaknya mengaku sudah memberikan sembako kepada 88 jiwa warga ber-KTP Denpasar yang menjalani isoman.

“Sementara untuk warga isoman ber-KTP non Denpasar sudah ada tiga orang warga yang mengajukan, namun persyaratan belum lengkap,” katanya. (*)

Berita lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved