Berita Tabanan
Dua Jabatan Strategis di Pemkab Tabanan Segera Dilelang, BKPSDM Tunggu Instruksi Bupati
Dua jabatan strategis Pemkab Tabanan hingga saat ini masih kosong. Pemkab Tabanan masih belum mengambil sikap terkait hal ini.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dua jabatan strategis Pemkab Tabanan hingga saat ini masih kosong.
Pemkab Tabanan masih belum mengambil sikap terkait hal ini.
Namun, dua jabatan ini bakal segera dilakukan seleksi terbuka atau lelang jabatan dalam waktu dekat ini.
Dua jabatan yang dimaksud adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Diketahui, jabatan Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan sebelumnya yakni AA Raka Icwara mengundurkan diri karena sakit.
Sehingga jabatan tersebut sementara diisi oleh Pelaksana Tugas (PLT) yakni Sekdisnya Gusti Ngurah Oka Kamasan.
Kemudian jabatan Direktur RSUD Tabanan ditinggal pejabat sebelumnya yang saat ini menjadi Kadis Kesehatan, dr Nyoman Susila.
Baca juga: Diminta Terapkan Restorative Justice Soal Dugaan Korupsi LPD Belumbang Tabanan, Ini Jawaban Kejari
Ia juga menjadi Plt Dirut RSUD Tabanan saat ini.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan, Made Kristiadi Putra mengatakan saat ini kedua jabatan tersebut masih lowong.
Namun, sejak ditinggal pejabat sebelumnya sudah diisi pelaksana tugas (Plt).
"Sekarang masih ditunjuk Plt sesuai ketentuan. Untuk pengisian jabatan Itu sesuai ketentuan melalui seleksi terbuka," kata Kristiadi saat dikonfirmasi, Kamis 17 Februari 2022.
Menurut mantan Sekretaris Disdukcapil Tabanan ini, saat ini pihaknya di BKPSDM sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Tabanan. Hanya saja pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut.
"Untuk waktunya (lelang jabatan) kami masih menunggu arahan pimpinan," katanya.
Baca juga: Dua Orang di Tabanan Ditabrak Truk Box Saat Naikkan Barang ke Mobil, Alami Luka Robek di Pelipis
Sejauh ini, kata dia, penunjukkan pelaksana tugas (Plt) dilakukan sesuai ketentuan dan agar roda pemerintahan di organisasi perangkat daerah (OPD) bisa berjalan sesuai dengan program-programnya.
"Saat ini kan sudah diisi oleh Plt agar dulu agar semua tugas bisa berjalan. Arahan selanjutnya dari pimpinan akan kami informasi lagi nantinya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-aktivitas-di-areal-depan-kantor-bupati-tabanan-jumat-10-desember-2021.jpg)