Berita Bali
Taekwondo Bali Gelar Ujian Kenaikan Tingkat DAN Kukiwon Diikuti 91 Peserta
Diklat Kepelatihan Daerah yang bertajuk 3 in 1 Taekwondo Bali ini diikuti sebanyak 91 peserta ikut dalam kegiatan yang digelar di GOR Lila Bhuwana, De
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Bali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) DAN Kukkiwon.
Diklat Penguji Daerah dan Diklat Kepelatihan Daerah yang bertajuk 3 in 1 Taekwondo Bali ini diikuti sebanyak 91 peserta ikut dalam kegiatan yang digelar di GOR Lila Bhuwana, Denpasar, Bali selama tiga hari pada 18 - 20 Februari 2022.
“Kegiatan 3in1 ini bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan para taekwondoin untuk naik tingkat sabuk selanjutnya, serta untuk meningkatkan mutu dan mensertifikasi para pelatih daerah dan penguji daerah,” kata Ketua Umum Taekwondo Indonesia Pengprov Bali, Ir. Anak Agung Putu Suryawan Wiranata, kepada Tribun Bali, Selasa 22 Februari 2022
Tim Penguji Nasional Master Hari Kuswahyudi diutus langsung Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) untuk menguji taekwondoin Bali yang mengikuti ujian.
Haru Kuswahyudi dibantu oleh asisten penguji Sabeum Sandiaz Antonio dan Sabeum Irwan sedangkan untuk sertifikat dikeluarkan oleh Kukkiwon Pusat Taekwondo Dunia di Korea Selatan.
Baca juga: Kunci Dua Gelar Juara di Ajang Wali Kota Cup XII, Tim Taekwondo TNI AL Denpasar Gelar Syukuran
Baca juga: Tim Taekwondo Dinasty TNI AL Sabet Dua Gelar Juara 1 Ajang Walikota Cup Antar Dojang Se-Denpasar
Baca juga: Kontingen Bali Kumpulkan 12 Emas di PON XX Papua 2021, Taekwondo Cetak Sejarah Rebut Emas
"UKT ini merupakan langkah dalam menjalankan program peningkatan SDM sabuk hitam dan menuju prestasi di Bali di masa mendatang," ujarnya.
Meski digelar dalam suasana pandemi COVID-19, kegiatan tetap berlangsung dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) bagi seluruh peserta maupun panitia agar para peserta terhindar dari paparan virus.
"Saat kegiatan berlangsung prokes sangat penting seperti mencuci tangan, cek suhu badan dan wajib menggunakan masker," ucap Agung.
Sebanyak 91 peserta tersebut mengikuti Diklat ataupun UKT dari DAN 1, DAN 2, DAN 3 dan DAN 4.
Bahkan, di kesempatan gelaran program 3in1 ini juga turut serta 15 peserta pemutihan yang sebelumnya bergabung di UTI Pro (Universal Taekwondo Indonesia Profesional) yang kini sudah kembali di bawah naungan PBTI.
Agung menambahkan, bahwa Pengprov TI Bali memiliki banyak catatan penting terkait pembinaan prestasi yang masih perlu ditingkatkan.
“Dengan kegiatan Diklat serta UKT DAN yang dilakukan seperti ini, kami tentu berharap ada peningkatan kualitas dari para pelatih (sabeum) yang menjadi ujung tombak dalam melakukan pembinaan, yang tentunya menuju prestasi yang diharapkan,"
"Dengan adanya Diklat dan UKT DAN ini juga, tentunya ada evaluasi langsung dari Master penguji, terkait bagaimana kualitas para pelatih yang akan sangat berdampak pada pembinaan,” ujar Ketum TI Bali.
Sementara itu, Penguji Masional, Master Hari Kuswayudi juga memberikan evaluasi dan arahan kepada seluruh peserta UKT, yaitu pertama tentang kedewasaan berorganisasi.
Baca juga: Taekwondo Bali Cetak 1 Perak dan 3 Perunggu, Pelatih Masih Optimis Raih Emas di PON XX Papua
Baca juga: Pelepasan Kontingen, Taekwondo Bali Targetkan Emas di Ajang PON XX Papua
Baca juga: Kembali Dipertandingkan, DPRD Bali Fasilitasi Penyelesaian Kisruh Pencoretan Cabor Taekwondo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pengprov-taekwondo-indonesia-bali-menggelar-ujian-kenaikan-tingkat-ukt-dan-kukkiwon.jpg)