Hari Perempuan Sedunia

Hari Perempuan Sedunia, Ini 10 Provinsi Dengan Kekerasan Pada Perempuan Terbanyak

Komnas Perempuan mencatat terjadi kenaikan kasus berbasis gender (KBG) terhadap perempuan sebanyak 12 persen.

Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi kekerasan fisik yang dilakukan seorang pria pada wanita 

TRIBUN-BALI.COM - Komnas Perempuan meluncurkan Catatan Tahunan (Catahu) 2022.

Pada laporan tersebut mencatat terjadi kenaikan kasus berbasis gender (KBG) terhadap perempuan sebanyak 12 persen.

Lonjakan ini bersumber pada data Komnas Perempuan, lembaga layanan dan Badan Peradilan Agama (Badilag).

Komisioner Komnas Perempuan, Alimatul Qibtiyah menjelaskan berdasarkan data secara keseluruhan, ada sekitar 338.496 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan di tahun 2021.

Sedangkan dari data Badilag, terjadi kenaikan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan (KBGtP) sebanyak 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: JANGAN MENIKAH Sebelum Mengenali Tanda Pasangan yang Punya Kecenderungan Melakukan KDRT

Baca juga: Lakukan KDRT hingga Istrinya Meninggal, Made Maranda Dituntut 8 Tahun Penjara

Yang tadinya 215.694 di 2020 menjadi 327.629 di tahun 2021. Per harinya adalah 1.246 kasus.

Terjadi juga peningkatan pengaduan ke Komnas Perempuan sebanyak 80 persen.

Per harinya, ada 16 pengaduan yang masuk ke Komnas perempuan.

Alimatul pun memaparkan 10 provinsi dengan kekerasan berbasis gender pada perempuan terbanyak.

"Ada 10 provinsi dengan kekerasan berbasis gender terbanyak. Memang dengan pulau yang penduduknya terbanyak itu yang ini," ujar Alimatul dalam acara launching Catatan Tahunan 2022 Komnas Perempuan secara virtual, Senin (7/3/2022).

Jika diurutkan, pertama adalah Jawa Barat sebesar 58.395 kasus.

Urutan kedua, Jawa Timur ada 54.507 kasus, ketiga Jawa Tengah ada 52.697 kasus.

Lalu keempat Sumatera Utara sebanyak 17.081 kasus.

Kemudian kelima, DKI Jakarta ada 14.863 kasus.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Terkait :#Hari Perempuan Sedunia
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved