Berita Buleleng

UPDATE: Kasus Perkelahian Dua Keluarga di Desa Kaliasem Diambil Alih Polres Buleleng

Penyidik pun hingga saat ini masih mencari titik terang terkait penyebab dari perkelahian tersebut, serta siapa sejatinya yang duluan melakukan

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani/
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Penyelidikan kasus perkelahian antar dua keluarga di Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng dilimpahkan ke Polres Buleleng.

Pelimpahan dilakukan lantaran penyelidikan membutuhkan keterangan dari seorang ahli.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya dikonfirmasi Selasa (8/3/2022) mengatakan, kasus tersebut dilimpahkan ke penyidik Reskrim Polres Buleleng sejak Senin sore kemarin.

Ia menyebut, pelimpahan ini dilakukan bukan karena adanya tekanan dari pihak-pihak tertentu.

Baca juga: Tujuh PMI Asal Buleleng Telah Pulang dari Ukraina, Tiga Lainnya Masih Menjalani Karantina di Jakarta

Kasus murni dilimpahkan ke Polres lantaran kedua belah pihak saling melapor ke polisi.

Bahkan akibat perkelahian itu, kedua belah pihak juga mengalami luka yang cukup serius.

"Jadi diperlukan keterangan ahli, sehingga penanganan diambil alih Polres,' ucapnya.

AKP Sumarjaya pun menyebut, hingga saat ini belum ada permintaan damai antara kedua belah pihak.

Penyidik pun hingga saat ini masih mencari titik terang terkait penyebab dari perkelahian tersebut, serta siapa sejatinya yang duluan melakukan pemukulan.

"Besok (Rabu,red) kasusnya akan dirilis. Penyidik saat ini masih mencari titik terang, apa sih sebenarnya yang terjadi dan mengapa sampai terjadi perkelahian," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, dua keluarga di Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Sukasada, Buleleng terlibat perkelahian, Jumat (4/3/2022) malam sekitar pukul 23.00 wita.

Akibatnya, kedua keluarga itu pun mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit, dan berujung pada saling lapor.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, dua kubu yang terlibat perkelahian ini diantaranya keluarga dari Putu Mas Merta (48), dengan keluarga dari Kadek Arsana.

Perkelahian terjadi di pinggir jalan, tepat di depan kediaman milik Putu Mas Merta.

Baca juga: Minim Anggaran, Pemetaan PLP2B di Buleleng Baru Dilakukan di 53 Desa

Akibat perkelahian ini, keluarga dari Putu Mas Merta  mengalami luka-luka hingga harus dirawat di RSUD Buleleng.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved