Human Interest Story
Kisah PMI Asal Bali Pulang dari Ukraina, Bawa Baju di Badan, Sembunyi di Bunker
Ni Komang Wirati merasa lega dapat kembali ke tanah air dengan selamat, hanya membawa baju yang menempel di badan.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Evakuasi baru dilakukan pada 26 Februari 2022 pukul 19.00 waktu setempat.
Di sepanjang perjalanan mereka terus menemui pemeriksaan oleh tentara.
Bahkan tentara naik ke dalam bus dan mengecek penumpang satu per satu.
Pukul 00.00 waktu setempat barulah mereka rampai di perbatasan Orlivka dengan Rumania.
“Kami baru bisa menyeberang pukul 07.30 pagi tanggal 27 dan sampai di Rumania pukul 09.30,” katanya.
Setelah itu barulah dirinya merasa lebih tenang dan tidak waswas lagi.
“Sepanjang perjalanan saat melihat keramaian langsung degdegan rasanya. Apalagi saat ada tentara Ukrania yang masuk ke dalam bus kami rasanya takut sekali,” katanya.
Ia menambahkan, suasana mencekam di Odessa baru terasa pada 24 Februari 2022.
Bahkan saat itu dirinya hanya bisa tidur selama 2 jam. Ia mendengar ledakan pukul 01.00 sebanyak tiga kali.
Selanjutnya pukul 05.00 waktu setempat kembali terdengar ledakan dua kali.
Sementara itu, PMI asal Gianyar Ni Kadek Evi Oktaviani (25) akhirnya berkumpul dengan orangtuanya di Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih.
Dia baru saja pulang dari Ukraina sebagai spa terapis.
Selama tinggal di Odesa, ia beberapa kali mendengar suara ledakan.
Bahkan saat naik pesawat untuk pulang ke Bali, Evi tidak melakukan persiapan.
Ia pulang hanya membawa dua pakaian selain pakaian yang sedang dikenakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ni-komang-wirati-menunjukkan-foto-foto-ia-bersama-wni-lainnya-saat-meng.jpg)